Bojonegoro,PN
Itulah yang pernah disampaikan Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Infanteri Bambang Hariyanto, saat pembukaan program TMMD Reguler ke-110 Bojonegoro, di Pendopo Malowopati, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, awal Maret 2021 lalu (2/3).
Dirinya yang juga selaku Dansatgas TMMD Reguler ke-110 Bojonegoro mengatakan, program ini adalah program terpadu dimana pelaksanaannya dilakukan secara lintas sektoral bersama instansi terkait lainnya, ditambah segenap elemen masyarakat untuk membantu pemda memeratakan pembangunan di desa tertinggal infrastruktur.
“Lokasi pembangunan melalui TMMD Reguler ini ada dua desa, yaitu Desa Jatimulyo dan Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, dimana akan berlangsung selama 30 hari kedepan hingga tanggal 31 Maret 2021,” ujarnya.
Untuk sasarannya yaitu membangun fisik/infrastruktur desa dan juga non fisik/SDM masyarakat melalui penyuluhan-penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan.
Dikatakannya lanjut, program ini juga sebagai ajang untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memajukan desanya, menumbuhkan cinta tanah air dan bangsa, serta memelihara kegotongroyongan dari segenap komponen yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
“Tujuan program ini hanya satu, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar lebih baik lagi,” tandasnya.
Ditambahkannya, jadi TMMD Reguler juga merupakan sarana TNI untuk manunggal dengan rakyat. (As)















