Pelita News | Cirebon Timur – Hancurnya kondisi infrastruktur jalan yang tersebar di banyak wilayah timur Kabupaten Cirebon kini menjadi sorotan dan sudah seharusnya menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon. Kecaman dan kritikan tajam masyarakat wilayah timur pun kerap dilontarkan baik melalui media massa maupun sosial media terhadap kinerja Pemda Kabupaten Cirebon. Kini Pemda setempat melalui DPUPR Kabupaten Cirebon mulai terlihat turun di jalan dengan beragam kegiatan pembangunan infrastruktur. Seperti halnya di sepanjang Jalan Raya Sindanglaut – Ciawigajah yang menghubungkan wilayah Kabupaten Cirebon dengan Kabupaten Kuningan nampak tengah di realisasikannya kegiatan Pemeliharaan Berkala yang dilaksanakan CV. Awi Watu dengan nilai anggaran Rp 6.786.000.000,-.
Pelaksana pekerjaan CV. Awi Watu, Teguh mengatakan, realisasi pemeliharaan berkala Jalan Raya Sindanglaut – Ciawigajah sudah dimulai sejak minggu lalu atau sekitar Tanggal 15 Mei 2024. Gelaran paket pekerjaan ini di mulai dari Jalan Raya Desa Kamarang, Desa Panambangan, Desa Putat, Desa Panongan, Desa Sedonglor, Desa Ciawijapura, Desa Ciawiasih, Desa Pasawahan, Desa Asem dan Desa Sindanglaut. “Semoga kondisi cuaca terus mendukung agar pekerjaan ini bisa dituntaskan dengan maksimal untuk kebutuhan masyarakat dan pengguna jalan umum,“ terangnya.
Salah seorang pengendara motor yang tengah melintas, Andi mengeluhkan banyaknya jalan rusak berlubang yang sangat mengganggu aktifitas kegiatan keseharian warga masyarakat. Dirinya berharap kepada pemerintah daerah untuk lebih peka dan lebih memperhatikan kondisi infrastruktur jalan yang merupakan kebutuhan vital masyarakat luas secara prioritas. “Saya sebagai masyarakat mengucapkan terimakasih dengan adanya perbaikan jalan ini, semoga kedepan kinerja Pemda lebih ditingkatkan lagi dalam memperhatikan infrastruktur jalan di Kabupaten Cirebon,“ tuturnya.@Ries















