Kabupaten Cirebon, PN
Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag memimpin Deklarasi Damai Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2021 di Ruang Nyimas Gandasari, Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Kecamatan Sumber, Rabu (27/10/2021).
Imron mengatakan, pilwu serentak bakal digelar di 135 desa pada 21 November mendatang. Seluruh calon kuwu, melaksanakan kampanye sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, tidak ada kerumunan, konvoi dan arak arakan dapat memanfaatkan cara lain untuk menawarkan program yang inovatif, kreatif, serta bermanfaat bagi seluruh masyarakat dilingkungan wilayah desanya, katanya pada awak media serta tim Diskominfo dan tim humas Kabupaten Cirebon.
” Calon kuwu bisa menarik simpati pemilih sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dan dari deklarasi ini saya minta, semua calon kuwu agar menghindari cara-cara tidak terpuji dan tercela untuk meraih suara dari masyarakat yang bisa mencederai demokrasi ” tegasnya.
” Saya ingin deklarasi damai ini bukan seremonial semata, namun merupakan komitmen seluruh elemen termasuk calon kuwu, tim sukses dan pendukung dalam menjaga kondusivitas lingkungan wilayah desanya sehingga tidak terjadi resistensi atau gesekan di masyarakat ” tandas H. Imron.
Pelaksanaan pilwu serentak tahun ini diungkapkan H. Imron, berbeda dengan periode sebelumnya lantaran adanya pandemi Covid-19. Pihaknya meminta agar pada pelaksanaan nanti, tetap mematuhi protokol kesehatan ” di setiap tempat pemungutan suara (TPS), wajib menyediakan tempat cuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun, dan tetap mengenakan masker ” pintanya.
Saya sebagai Bupati Cirebon berharap protokol kesehatan harus tetap terjaga dan dilaksanakan di seluruh tahapan pilwu serentak. Ini sebagai upaya melindungi masyarakat dari ancaman Covid-19, harapnya.
Pilwu akan diselenggarakan di 135 desa yang tersebar di 38 kecamatan. Sebanyak 23 desa berada di wilayah hukum Polres Kota Cirebon dan 112 di Polresta Cirebon.
Sementara, kecamatan yang tidak menyelenggarakan pilwu serentak adalah Astanajapura dan Pabedilan. ( Nurzaman )















