Pelita News | Cirebon Timur – Pemerintah Desa Panambangan, Kecamatan Sedong melaksanakan kegiatan budidaya jagung seluas 1 hektar dan padi seluas 2,5 hektar. Kegiatan ini tentunya terselenggara dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Jum’at (29/8/2025).
Pada kegiatan ini, Pemdes Panambangan dan BUMDes melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, kelompok tani dan perangkat desa. Hadir Kapolsek Sedong, Iptu Usman, SH beserta jajaran, Danramil 0620-10/Lemahabang, Kapten Inf. Karomaeni beserta jajaran dan Kasipem Kecamatan Sedong, Yayat Sudrajat, S.Sos.
Disela launching penanaman jagung, Kuwu Desa Panambangan, Dadang Sunandar menuturkan, kegiatan penanaman jagung ini menjadi bagian dari langkah konkret desa dalam menyukseskan arahan Presiden Prabowo untuk meningkatkan produksi pangan nasional, khususnya komoditas jagung yang memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan pangan dan pakan ternak dalam negeri.
“Selain menjadi momentum peningkatan produksi jagung, kegiatan ini juga mempererat semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat desa dalam membangun ketahanan pangan dari tingkat akar rumput,“ tuturnya.
Dadang menyebutkan, tujuan utama program ketahanan pangan desa adalah untuk meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, dan konsumsi pangan yang sehat, beragam, dan sesuai dengan kebutuhan lokal. Ini mencakup produksi, distribusi, dan pemanfaatan pangan yang berkelanjutan, serta upaya untuk membangun kemandirian dan kedaulatan pangan di tingkat desa.
“Program ketahanan pangan desa memastikan adanya pasokan pangan yang cukup, baik dari hasil produksi masyarakat desa maupun dari lumbung pangan desa,“ imbuhnya saat didampingi Sekdes Panambangan, Mijoyo.
Ia juga menjelaskan, dengan program ketahanan pangan ini untuk memastikan bahwa pangan mudah diakses dan terjangkau oleh seluruh masyarakat desa, termasuk mereka yang kurang mampu, mendorong masyarakat untuk mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi seimbang, aman, higienis, dan sesuai dengan kebutuhan lokal dan Ketahanan pangan yang baik akan berdampak positif pada kesehatan, ekonomi, dan stabilitas sosial masyarakat desa.
“Program ini merupakan amanat dari prioritas sumber Dana Desa Tahun 2025. Dan program ini juga melalui proses perencanaan dengan bermusyawarah serta sesuai dengan aturan yang berlaku,“ jelas Dadang.
Dadang menambahkan, Kegiatan ini merupakan hasil dari musyawarah desa yang menetapkan BUMDes sebagai pelaksana utama dan pengelola program ketahanan pangan, dengan fokus pada pertanian padi dan jagung. Pemerintah Desa Panambangan bersama BUMDes berharap dapat menciptakan kemandirian pangan desa sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
“Pelaksanaan program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan kelompok tani setempat dalam mewujudkan desa mandiri pangan. “Program KETAPANG Nasional adalah peluang besar bagi desa kami untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian,” terangnya.
















