Pelita News I Indramayu – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat terhitung Jumat 7 November sudah menyalurkan dana untuk Pemilihan Kuwu (Pilwu) serentak tahun 2025. Dari 139 desa peserta Pilwu serentak, 104 desa diantaranya sudah masuk ke rekening kas desa sementara 35 desa lainnya belum ada pengajuan.
Kepala BKAD Kabupaten Indramayu, H. Yus Rusmadi, SE, M.Ak melalui Kasubag Keuangan, Jamiin, SIP mengatakan untuk mensukseskan pelaksanaan Pilwu serentak di 139 desa, Pemkab Indramayu berdasarkan Kepbup Nomor 100.3.3.2/Kep.519/DPMD/2025 telah menetapkan pagu anggaran sebesar Rp34,6 miliar. Dari pagu anggaran tersebut, kata dia, Rp26,1 miliar sudah disalurkan ke rekening kas 104 desa.
“Dana Pilwu serentak bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2025, dan akan digunakan untuk membiayai seluruh tahapan Pilwu, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pelantikan kuwu terpilih. Dana tersebut disalurkan dalam satu tahap,” kata Jamiin didampingi Bendahara, Agung Subakti, SIP, Selasa (11/11/2025).
Menyinggung kenapa baru 104 desa yang sudah disalurkan, sementara 35 desa lainnya masih belum salur. Jamiin menyebutkan karena berkas pengajuannya belum masuk ke BKAD.
“Berkas dari 35 desa per hari ini belum ada pengajuan dari DPMD, kalau sudah ada nota dinas dari mereka (DPMD), langsung diproses,” sebutnya.
Ia mengaku tidak tahu perihal keterlambatan tersebut. Itu ranah DPMD, pihaknya hanya menyalurkan kalau berkas itu sudah masuk.
“Kami belum bisa menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) ke bank bjb karena data pengajuan dari 35 desa belum masuk,” sebutnya.
Diketahui, tahapan Pilwu serentak saat ini memasuki proses verifikasi berkas bakal calon (Balon) kuwu, balon kuwu yang lolos akan ditetapkan sebagai calon kuwu pada 21 November 2025.
Pemilihan Kuwu Serentak 2025 di 139 desa dijadwalkan pada 10 Desember 2025. @safaro















