Bojonegoro ,PN
Letjen TNI Benny Susianto, S.I.P (Irjenad), selaku Ketua Tim Wasev PJO (Penanggung Jawab Operasional) TMMD Kasad, juga meninjau langsung hasil pekerjaan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) TMMD Reguler 110 Kodim 0813 Bojonegoro, di salah satu rumah warga penerima manfaat, yaitu Surati (56), warga Desa Ngrancang, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kamis (18/3/2021).
Menurutnya, pemilihan rumah yang akan mendapatkan rehab RTLH TMMD Aladin (Atap, Lantai, dan Dinding) senilai Rp. 10 juta yang bersumber dari APBD Fisik Kabupaten, jumlahnya cukup mumpuni, yaitu 10 unit rumah warga di Desa Ngrancang dan 10 unit rumah di Desa Jatimulyo. Terlebih para penerimanya adalah benar-benar warga yang kurang mampu atau berdasarkan skala prioritas.
“Kuantitas dan kualitas pekerjaan rehab RTLH sangat membanggakan sehingga manfaatnya akan langsung dirasakan oleh para penerima manfaat,” ungkapnya mengapresiasi.
Lanjutnya, capaian dengan anggaran terbatas itu tentunya tak terlepas dari gotong-royong seluruh pihak dan juga keikhlasan masyarakat setempat yang ikut menyumbangkan apa saja demi membantu para tetangganya.
“Saya yakin pekerjaan rehab RTLH akan selesai tepat waktu sebelum penutupan TMMD (31/3), karena sampai dengan hari ke-18 TMMD Reguler ini, capaian sudah 61 persen,” tandasnya.
Tak lupa dirinya berpesan kepada ke-20 penerima rehab rumah Aladin TMMD Reguler melalui Surati, agar rumah nanti dirawat dengan baik sehingga dapat diwariskan untuk anak atau cucu.

Turut mendampingi, Irdam V Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti, S.A.P, Danrem 082/CPYJ, Kolonel Infanteri M. Dariyanto, jajaran Forkopimda Bojonegoro, Ketua DPRD Bojonegoro, Imam Sholikin, Camat Tambakrejo, Hari Kristianto, Kades Ngrancang Sudadi, serta Kades Jatimulyo Koso, SH. (Aan)















