IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Minggu, November 8, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    HARGAI KERINGAT BURUH ATAU PEKERJA, ANDA DIPILIH OLEH MASYARAKAT

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Oktober 8, 2020
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    HARGAI KERINGAT BURUH ATAU PEKERJA, ANDA DIPILIH OLEH MASYARAKAT
    0
    BERBAGI
    233
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Kabupaten Cirebon,PN

    Undang Undang ( UU ) Cipta Kerja ( Ciptaker ) atau Omnibus Law telah disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ( DPR RI ) beberapa hari yang lalu dan dinilai merugikan para buruh atau pekerja, seperti diketahui berbagai elemen buruh atau pekerja diberbagai daerah termasuk di Kabupaten Cirebon menggelar aksi unjuk rasa guna menolak keputusan DPR RI dan Pemerintah atas Undang Undang yang dikenal dengan sebutan Omnibus Law.

    Didalam Amandemen Undang Undang Dasar ( UUD ) 1945 sudah diatur dipasal 27 ayat ( 2 ) yang berbunyi tiap tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

    Jelas bahwa setiap orang berhak mendapatkan pekerjaan dan upah yang layak sesuai dengan apa yang dikerjakannya, para buruh, pekerja, tenaga kerja, karyawan, pegawai dan anak buah adalah tulang punggung ekonomi untuk dirinya sendiri dan keluarga.

    ” Hak pekerjaan yang dimiliki oleh setiap manusia tidak boleh dilanggar oleh siapapun karena hak pekerjaan meliputi upah yang selayaknya, pekerjaan dan mendapatkan upah yang layak, hal ini berkaitan dengan kehidupan seseorang, bila hak pekerjaan dan upahnya direnggut oleh kelompok atau individu maka manusia atau seseorang tersebut tidak memiliki pekerjaan maka ia tidak bisa wujudkan kehidupan yang layak bagi dirinya sendiri dan keluarganya, pekerjaan dan upah merupakan hak asasi manusia, sudah jelas dipasal 27 ayat ( 2 ) amandemen UUD 1945 individu atau kelompok dilarang oleh norma hukum untuk merenggut atau merampas hak pekerjaan orang lain karena hal ini berhubungan dengan kehidupan ekonomi dan juga sosial individu yang dilanggar ” jelas Ketua Lembaga Study Daerah ( Lesda ) Abdurohim pada Harian Pelita News, kamis ( 8/10/20 )

    Saya turut prihatin terkait Rancangan Undang Undang Cipta Karya ( RUU Ciptaker ) yang telah disahkan dan disetujui oleh DPR RI dan Pemerintah pada rapat paripurna DPR RI beberapa hari yang lalu, yang telah menimbulkan kekacauan ditengah masa wabah pandemi covid-19 ” keprihatinan ini saya sampaikan mengingat harapan para buruh atau pekerja termasuk juga karyawan, pegawai dan anak buah, sebelumnya mereka menginginkan agar RUU Ciptaker segera dicabut ” tegasnya.

    Menurut Abdurohim kini nasi sudah menjadi bubur karena DPR RI telah mengesahkan RUU tersebut menjadi Undang Undang ( UU ) oleh karena itu saya berharap pihak khususnya DPRD Kabupaten Cirebon dan Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Disnakertrans ) Kabupaten Cirebon untuk mendengarkan aspirasi para buruh atau pekerja termasuk karyawan, pegawai dan anak buah atau bawahan untuk mengkaji UU Ciptaker agar tidak sampai terjadi salah pemahaman atau pemahaman yang berbeda, ucapnya.

    Ketua Lesda menyebut UU Ciptaker telah memunculkan dan menimbulkan kekacauan ditengah masa wabah pandemi covid-19 seharusnya ditengah wabah pandemi covid-19 seperti yang saat ini terjadi di Indonesia, menurut saya UU Ciptaker bukan menjadi solusi tetapi sebaliknya dengan disahkan dan disetujui RUU Ciptaker menjadi UU Ciptaker oleh DPR RI dan Pemerintah telah menciptakan kekacauan, katanya.

    ” Seharusnya UU Ciptaker itu disahkan atau disetujui dalam situasi dan kondisi normal jangan seperti sekarang ini masih dimasa wabah pandemi covid-19, jadi sebelumnyakan bisa disosialisasikan terlebih dahulu dan dikaji bersama sama dengan publik sehingga UU Ciptaker ini efektif dan bermanfaat untuk diterapkan ” imbuhnya.

    Saat ini menurut saya UU Ciptaker tidak efektif malah bikin ribut jadi saya rasa manfaatnyapun belum jelas malah justru menimbulkan perpecahan, ketidakpercayaan, kebencian dan permusuhan, UU Ciptaker terkesan dipaksakan dan terburu buru namun demikian masyarakat khususnya para buruh atau pekerja masih punya jalur hukum yang bisa ditempuh bila dan jika menolak yaitu mengajukan Yudicial Review ke MK dan pengajuannya bisa perorangan, kelompok atau lembaga yang berbadan hukum untuk ditinjau kembali dengan alasan kepentingan publik ” tandasnya.

    ” Saya sangat kecewa, prihatin dan sedih aspirasi rakyat atau masyarakat yang disuarakan dan disampaikan tidak didengarkan seperti dirampas penyampaian pendapatnya padahal menyampaikan pendapat atau hak berpendapat dijamin Undang Undang, janganlah peras keringat mereka justru hargai keringat mereka itu baik keringat para buruh atau pekerja termasuk karyawan, pegawai bahkan bawahan ( anak buah ) ingat anda dipilih oleh rakyat atau masyarakat ” pungkas Abdurohim. ( Nurzaman )

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Terkendala Sembako BanProv, Pemdes Curug Gelar BLT Dana Desa Untuk Tiga Bulan

    Berikutnya

    Petani  Undang Cawabup Ratnawati Makan Bancakan  

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Petani  Undang Cawabup Ratnawati Makan Bancakan  

    Petani  Undang Cawabup Ratnawati Makan Bancakan  

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Oktober 15, 2026
    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Oktober 24, 2026

    Diduga (F) Direktur PT Borneo Belum Bayar Upah Pekerja dan Pembelian Bahan Material 

    Oktober 8, 2026
    Garam Cirebon Punya Potensi Besar, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Akses Pembiayaan

    Garam Cirebon Punya Potensi Besar, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Akses Pembiayaan

    Oktober 8, 2026
    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    November 8, 2026
    Keluarga Korban Pembunuhan Anggap Ada beda Persepsi Dengan Polres Indramayu 

    Keluarga Korban Pembunuhan Anggap Ada beda Persepsi Dengan Polres Indramayu 

    November 8, 2026
    Sukses Gelar Milad ke-114, PCM Lemahabang Hadirkan Khitanan Massal dan Tabligh Akbar

    Sukses Gelar Milad ke-114, PCM Lemahabang Hadirkan Khitanan Massal dan Tabligh Akbar

    November 8, 2026
    Nuryadi warga Desa Ambulu Butuhkan Perhatian Pemerintah Kesembuhan Penyakitnya

    Nuryadi warga Desa Ambulu Butuhkan Perhatian Pemerintah Kesembuhan Penyakitnya

    November 8, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Nuryadi warga Desa Ambulu Butuhkan Perhatian Pemerintah Kesembuhan Penyakitnya

      Nuryadi warga Desa Ambulu Butuhkan Perhatian Pemerintah Kesembuhan Penyakitnya

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Program Milyaran Tematik Budidaya Ikan Dimulai di Desa Curug, 11 Desa di Susukanlebak Siapkan Lahan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Sukses Gelar Milad ke-114, PCM Lemahabang Hadirkan Khitanan Massal dan Tabligh Akbar

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • CMSE 2026 Hari Kedua Kupas Strategi Financial Freedom: Kenali Saham, Reksa Dana, Obligasi hingga Investasi Syariah

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Lapas Indramayu Tebar Kebahagiaan, Warga Binaan dan Keluarga Terima Sembako

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,234)
    • EKONOMI & BISNIS (346)
    • INDRAMAYU (5,619)
    • INFORMASI (609)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,416)
    • KESEHATAN (87)
    • KOTA CIREBON (1,108)
    • KUNINGAN (158)
    • MAJALENGKA (84)
    • NASIONAL (674)
    • OLAHRAGA (49)
    • PEMERINTAH DAERAH (796)
    • TEKNOLOGI (115)
    • Uncategorized (1,074)

    Berita Terbaru

    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    Dorong Pelayanan Publik Berkualitas, Bupati Indramayu Lucky Hakim Lantik 6 Camat

    November 8, 2026
    Keluarga Korban Pembunuhan Anggap Ada beda Persepsi Dengan Polres Indramayu 

    Keluarga Korban Pembunuhan Anggap Ada beda Persepsi Dengan Polres Indramayu 

    November 8, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk