IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Sabtu, November 7, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Program Milyaran Tematik Budidaya Ikan Dimulai di Desa Curug, 11 Desa di Susukanlebak Siapkan Lahan

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    November 7, 2026
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON, Uncategorized
    0 0
    0
    Program Milyaran Tematik Budidaya Ikan Dimulai di Desa Curug, 11 Desa di Susukanlebak Siapkan Lahan
    0
    BERBAGI
    0
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Pelita News | Kab. Cirebon – Pembangunan Program Tematik budidaya ikan di Desa Curug, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon telah dimulai hari ini, Sabtu 7 November 2026.

     

    Pembangunan di Desa Curug ini menjadi penanda dimulainya realisasi program swasembada protein Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Cirebon. Sebanyak 11 dari 13 desa di Kecamatan Susukanlebak dikabarkan akan membangun kolam ikan tematik.

     

    Program dengan anggaran Rp 1,5 miliar per desa/kelurahan tersebut mensyaratkan ketersediaan lahan minimal 1.000 meter persegi. Dari informasi yang dihimpun, 11 desa di Susukanlebak telah menyatakan kesiapan lahan dengan pelaksana pembangunan oleh PT Adi Karya.

     

    Pembangunan kolam tematik ini diharapkan menjadi motor kemandirian protein sekaligus penggerak ekonomi baru bagi warga desa melalui budidaya perikanan darat.

     

    Masuk Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) 40.000 Lokasi

     

    Program di Susukanlebak ini merupakan bagian dari percepatan nasional yang dilakukan Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memperkuat ketersediaan protein ikan nasional. Pemerintah menargetkan pembangunan mencapai 40.000 lokasi hingga tahun 2029.

     

    Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan, pengembangan program budi daya ikan tematik merupakan bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN).

     

    “Pengembangan program budi daya ikan tematik merupakan bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) yang ditargetkan menjangkau 40.000 lokasi hingga 2029,“ ungkap Menteri Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta, Jumat (30/10).

     

    Menuju pelaksanaan program tersebut, KKP sudah melakukan sosialisasi program budi daya ikan tematik bersama Komisi IV DPR RI dan pemerintah daerah untuk memperkuat kesiapan lahan, pengelola, serta pemasaran agar bantuan dapat berkembang menjadi usaha produktif yang berkelanjutan.

     

    Program ini nantinya mencakup pembangunan fasilitas, pelatihan operator, penyediaan benih dan pakan, serta pendampingan pada tahap awal operasional. Penyuluh perikanan KKP juga akan mendampingi pengelola untuk memperkuat kemampuan teknis dan pengelolaan usaha agar produksi dapat berlanjut secara mandiri.

     

    “Jadi kita dampingi sampai satu kali operasional. Setelah itu harapannya sudah bisa mandiri, jalan sendiri,“ tambah Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu.

     

    Kesiapan lahan menjadi perhatian utama. Tebe menegaskan bahwa lokasi harus memiliki status yang jelas, bebas konflik, dan memenuhi persyaratan program. Kelayakan teknis, akses menuju lokasi, serta ketersediaan listrik perlu dipastikan agar kegiatan budi daya dapat berjalan dengan baik.

     

    Sinergi Lintas Kementerian

     

    Target percepatan ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Budidaya Ikan Darat Tematik di KKP, Jakarta, pada Selasa (15/9) lalu.

     

    Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan percepatan program membutuhkan koordinasi lintas kementerian/lembaga. Ia menegaskan pengembangan budidaya ikan tidak boleh berhenti pada pembangunan kolam semata, melainkan harus membentuk ekosistem produksi yang berkelanjutan.

     

    “Keberhasilan program itu harus didukung sejumlah aspek, mulai dari ketersediaan lahan, infrastruktur, benih, pakan, teknologi, pembiayaan, hingga kepastian pasar bagi hasil panen,“ tuturnya.

     

    Pada tahap awal tahun 2026, pemerintah membidik target pembangunan di 2.073 lokasi lintas provinsi. Sebaran wilayahnya meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Banten, Jawa Barat, dan Lampung. KKP sebelumnya juga tercatat telah merampungkan 100 unit kolam budidaya bioflok tematik di empat provinsi Pulau Jawa.

     

    Hal itu kembali ditegaskan Zulhas saat di Palembang, Rabu 4 November 2026: “Kita akan bangun besar-besaran, perintah Bapak Presiden setiap desa harus swasembada protein. Rp 1,5 miliar per desa atau kelurahan dengan syarat punya lahan 1.000 meter,“ ungkapnya.

     

    Program tersebut diperuntukkan bagi sekitar 60 ribu desa/kelurahan. Selain itu pemerintah juga akan membangun 5.000 kampung nelayan yang dilengkapi balai lelang, pabrik es, cold storage, dan SPBN.

     

    Melalui PKPN 40.000 lokasi ini, budidaya ikan tematik resmi ditempatkan sebagai strategi utama untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian protein nasional. @Ries

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    CMSE 2026 Hari Kedua Kupas Strategi Financial Freedom: Kenali Saham, Reksa Dana, Obligasi hingga Investasi Syariah

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Oktober 15, 2026
    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Oktober 24, 2026

    Diduga (F) Direktur PT Borneo Belum Bayar Upah Pekerja dan Pembelian Bahan Material 

    Oktober 8, 2026
    Garam Cirebon Punya Potensi Besar, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Akses Pembiayaan

    Garam Cirebon Punya Potensi Besar, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Akses Pembiayaan

    Oktober 8, 2026
    Program Milyaran Tematik Budidaya Ikan Dimulai di Desa Curug, 11 Desa di Susukanlebak Siapkan Lahan

    Program Milyaran Tematik Budidaya Ikan Dimulai di Desa Curug, 11 Desa di Susukanlebak Siapkan Lahan

    November 7, 2026
    CMSE 2026 Hari Kedua Kupas Strategi Financial Freedom: Kenali Saham, Reksa Dana, Obligasi hingga Investasi Syariah

    CMSE 2026 Hari Kedua Kupas Strategi Financial Freedom: Kenali Saham, Reksa Dana, Obligasi hingga Investasi Syariah

    November 7, 2026
    Sudah Ditegur Sejak September, 85 Bangunan Liar di Kanci-Sindanglaut Kini Terima Teguran Kedua

    Sudah Ditegur Sejak September, 85 Bangunan Liar di Kanci-Sindanglaut Kini Terima Teguran Kedua

    November 7, 2026
    Masuk Tahun Ketiga, Renovasi Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Kaligawe Wetan Terus Berlanjut

    Masuk Tahun Ketiga, Renovasi Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Kaligawe Wetan Terus Berlanjut

    November 6, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • BEI Gelar CMSE 2026, Ajak Masyarakat Kenali Beragam Produk Investasi Pasar Modal

      BEI Gelar CMSE 2026, Ajak Masyarakat Kenali Beragam Produk Investasi Pasar Modal

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Sound Horeg di Kecamatan Losari Dikhawatirkan Menimbulkan Keresahan Di Kalangan Masyarakat

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Masuk Tahun Ketiga, Renovasi Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Kaligawe Wetan Terus Berlanjut

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • BPD Ciawijapura Fiktif?! Tanda Tangan Warga Dipalsukan?! Aduan Warga Masuk Tahap Penyelidikan Unit Harda Polresta Cirebon 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • CMSE 2026 Hari Kedua Kupas Strategi Financial Freedom: Kenali Saham, Reksa Dana, Obligasi hingga Investasi Syariah

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,228)
    • EKONOMI & BISNIS (346)
    • INDRAMAYU (5,615)
    • INFORMASI (609)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,414)
    • KESEHATAN (87)
    • KOTA CIREBON (1,108)
    • KUNINGAN (158)
    • MAJALENGKA (84)
    • NASIONAL (674)
    • OLAHRAGA (49)
    • PEMERINTAH DAERAH (796)
    • TEKNOLOGI (115)
    • Uncategorized (1,069)

    Berita Terbaru

    Program Milyaran Tematik Budidaya Ikan Dimulai di Desa Curug, 11 Desa di Susukanlebak Siapkan Lahan

    Program Milyaran Tematik Budidaya Ikan Dimulai di Desa Curug, 11 Desa di Susukanlebak Siapkan Lahan

    November 7, 2026
    CMSE 2026 Hari Kedua Kupas Strategi Financial Freedom: Kenali Saham, Reksa Dana, Obligasi hingga Investasi Syariah

    CMSE 2026 Hari Kedua Kupas Strategi Financial Freedom: Kenali Saham, Reksa Dana, Obligasi hingga Investasi Syariah

    November 7, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk