
Pelita News | Kab. Cirebon – Ribuan warga Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon tumpah ruah mengikuti Pesta Laut atau Nadran yang digelar Minggu 02 Agustus 2026. Acara tradisi tahunan nelayan ini berlangsung aman, lancar, dan penuh khidmat.
Dalam pengamanan, Kapten Chb Agung Prayoga mengerahkan personel Koramil 0620-11/Astanajapura bersinergi dengan Polsek Mundu, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, dan panitia.
Terpantau ribuan warga memadati pesisir Desa Citemu untuk mengikuti rangkaian acara Nadran berupa doa bersama, larung sesaji, pertunjukan seni, dan pasar rakyat UMKM yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB.
“Kami dari Koramil 0620-11/Astanajapura hadir untuk memastikan Pesta Nadran berjalan aman, lancar dan kondusif. Ini bentuk dukungan TNI kepada tradisi masyarakat pesisir yang sudah turun temurun,“ ujarnya.
Ia menilai Nadran bukan hanya ritual syukur para nelayan kepada Allah SWT, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi warga dan melestarikan kearifan lokal.
Kemeriahan terlihat dalam pawai arak-arakan yang menampilkan replika binatang buas, perahu nelayan, kesenian musik dangdut Cirebonan, dan kostum adat. Warga dari berbagai desa di Kecamatan Mundu bahkan luar daerah turut hadir menyaksikan.
Petugas gabungan pun nampak disebar di area panggung, lokasi larung, pintu masuk, jalur arak-arakan dan area parkir untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung.
Kepala Desa Citemu, Herintianto atau yang biasa disapa Are mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan semua pihak.
“Alhamdulillah Nadran tahun ini berjalan tertib, aman, dan meriah. Terima kasih kepada Pak Danramil Agung Prayogo, TNI-Polri, dan seluruh warga yang sudah menjaga ketertiban,“ katanya.
Tradisi Nadran Citemu diharapkan terus lestari sebagai identitas budaya masyarakat pesisir. Dengan dukungan pemerintah, TNI, Polri, dan partisipasi warga, acara ini berpotensi menjadi salah satu ikon wisata budaya di Kabupaten Cirebon.
“Kami ingin generasi muda terus menjaga tradisi ini. Nadran adalah bukti kita bersyukur dan menghargai laut yang memberi kehidupan,“ imbuh Are.
Hingga sore hari, arus lalu lintas di jalur Pantura berangsur normal dan rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib hingga diakhir acara. @Ries















