Pelita News | Kab. Cirebon – Tradisi tahunan Pesta Laut atau Nadran Desa Citemu Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon resmi dibuka oleh R. Hasan Basori, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Dapil 7 sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Minggu 2 Juli 2026.
Kemeriahan ditandai dengan pawai arak-arakan karnaval yang diikuti ribuan masyarakat. Replika binatang buas, perahu nelayan, dan kesenian khas pesisir tampil di sepanjang jalur Pantura. Namun di sisi lain, jalur arah timur yang digunakan untuk iring-iringan praktis menyebabkan kemacetan panjang beberapa kilometer di jalur arah barat.
Pembukaan berlangsung di tengah kerumunan warga, unsur TNI, Polri, perangkat desa, dan tokoh masyarakat. R. Hasan Basori tampil mengenakan baju adat Cirebonan dan blangkon.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa syukur dan Alhamdulillah pada hari ini adalah hari yang tentunya ditunggu-tunggu oleh masyarakat Desa Citemu. Wabil khusus para nelayan yang hari ini berbahagia melaksanakan salah satu budaya yang memang sudah turun temurun yang diwariskan dari leluhur.
“Nilai Nadran adalah salah satu hal bentuk rasa syukur kita kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Tentunya pada hari ini secara pribadi dan mewakili Pemerintahan Kabupaten Cirebon selalu men-support apa yang menjadi tradisi yang tentu diisi dengan seluruh nilai budaya yang ada di Kecamatan Mundu,“ ujarnya.
Sebagai wakil masyarakat di dapil 7, Hasan Basori menegaskan dukungannya selama tiga tahun berturut-turut men-support apa yang menjadi cita-cita dari acara Nadran dan masyarakat Citemu. Untuk itu, ia juga meminta kepada para nelayan di Kecamatan Mundu agar turut serta mensukseskan Nadra yang pada tahun ini dilaksanakan di empat desa.
“Hari ini pembukaan di Desa Citemu, nanti penutupan di Desa Mundu Pesisir.
Ayo hidupkan budaya Nadran. Ayo kita syukuri apa yang Allah berikan. Maka pada hari ini, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami atas nama Pemerintahan Kabupaten Cirebon membuka dengan resmi acara budaya tradisi Nadran di Kecamatan Mundu.
Bismillahirrahmanirrahim. Terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,“ ucap Hasan Basori.
Usai dibuka, rombongan langsung bergerak dalam arak-arakan. Satu jalur arah timur Pantura ditutup karena digunakan untuk ratusan kendaraan pengiring dan sound system arak-arakan. Akibatnya kendaraan pribadi, truk, hingga bus dari arah timur menuju Jakarta dan sebaliknya mengular hingga beberapa kilometer.
Petugas Satlantas Polres Cirebon Kota, Polsek Mundu, dan Dishub berupaya melakukan pengaturan dan pengalihan arus. Namun volume kendaraan yang padat membuat penguraian memakan waktu lama.
Kegiatan Nadran Citemu ini turut didukung oleh Pemerintah Desa Citemu, EO Cakrawala, serta Disbudpar Kabupaten Cirebon.
Direktur EO Cakrawala, Fiqih Fathurrochman mengatakan pihaknya membantu merancang konsep acara dengan mengangkat kearifan lokal.
“Untuk Nadran di Desa Citemu ini, kami terapkan kearifan lokal dengan menampilkan seni wilayah setempat. Dokumentasi juga penting untuk promosi wisata desa,“ ungkapnya.
Tradisi Nadran diharapkan tidak hanya menjadi wujud syukur nelayan, tetapi juga mampu mendorong potensi wisata budaya dan menggerakkan ekonomi masyarakat pesisir Kabupaten Cirebon. @Ries















