Pelita News I Indramayu – Kabupaten Indramayu ditetapkan sebagai sala satu dari lima daerah andalan di Jawa Barat untuk menggenjot produksi jagung nasional. Luasnya Lahan Baku Sawah serta melimpahnya potensi lahan dan sumber daya manusia menjadi alasan utama wilayah ini didorong menjadi lumbung pangan sekaligus penyedia pakan ternak.
Guna menindaklanjuti program strategis pemerintah pusat dalam mewujudkan ketahanan pangan, Polda Jawa Barat bersama Polres Indramayu menggelar penanaman jagung serentak di lahan seluas 134 hektare di wilayah Jawa Barat. Kegiatan dipusatkan di Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.
Kepala Biro SDM Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Fadly Samad, menegaskan penanaman ini merupakan bentuk keseriusan pihak kepolisian dalam mengawal program Presiden Republik Indonesia.
“Kegiatan ini adalah penanaman serentak di wilayah Jawa Barat seluas 134 hektare yang dipusatkan di Mekarwaru, Kecamatan Gantar. Ketahanan pangan sangat penting untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Kombes Pol. Fadly Samad.
Fadly menjelaskan, Indramayu bersama Majalengka, Garut, Sukabumi, dan Soreang menjadi tumpuan utama Jawa Barat dalam menggenjot produksi jagung. Pihaknya membuka ruang kolaborasi lintas sektor agar lahan-lahan potensial dapat didata dan dikelola oleh masyarakat yang belum memiliki pekerjaan.
“Tugas kita mendampingi dan memastikan program berjalan dengan baik. Kita bertindak sebagai fasilitator yang menyiapkan kebutuhan pupuk, lahan yang dipinjamkan, hingga bibit agar hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Indramayu AKBP Prianggo PM menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk berkontribusi nyata pada sektor pertanian lokal.
Sepanjang Januari–September 2026, Polres Indramayu telah mengelola penanaman jagung di lahan seluas 64,5 hektare dengan akumulasi hasil panen mencapai 47.000 ton.
“Polres Indramayu berkomitmen mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Ini bukti kontribusi nyata Polri untuk masyarakat dan sektor pertanian di Indramayu,” tegas Prianggo.
Pada kesempatan tersebut, Polres Indramayu juga menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian kepada kelompok tani setempat, meliputi 1 unit mesin pemipil jagung, 300 kilogram bibit unggul (varietas Singo Sakti, Inka Perkasa, dan BISI 18), serta 6 ton pupuk hasil pemberdayaan personel Bhabinkamtibmas.
Khusus di Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, penanaman ditargetkan mencakup 34 hektare, di mana 20 hektare telah selesai dikerjakan.
Memasuki musim penghujan, pelaksana optimis panen jagung pakan ternak dapat dipetik dalam 3–4 bulan ke depan dengan target produktivitas minimal 5 ton per hektare. @safaro
















