IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Sabtu, Oktober 17, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Pengamat: Wacana Ganti Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Berisiko Picu Polemik, Pemerintah Diminta Fokus Ekonomi

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juli 6, 2026
    dalam CIAYUMAJAKUNING, INDRAMAYU, KABUPATEN CIREBON, KOTA CIREBON, KUNINGAN, MAJALENGKA, NASIONAL, PEMERINTAH DAERAH
    0 0
    0
    Pengamat: Wacana Ganti Nama Jawa Barat Jadi Tatar Sunda Berisiko Picu Polemik, Pemerintah Diminta Fokus Ekonomi
    0
    BERBAGI
    71
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter
    Pelita News | Cirebon. – Wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda terus memantik perdebatan publik. Di tengah pro dan kontra yang berkembang, Pengamat Kebijakan Publik Cirebon, Rizky Pratama, mengingatkan agar pemerintah provinsi lebih memprioritaskan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat dibandingkan langkah yang bersifat simbolik.
    Menurut Rizky, perubahan nama daerah bukan hanya menyangkut identitas sejarah, tetapi juga harus mempertimbangkan kondisi sosial Jawa Barat yang kini semakin beragam. Ia menilai provinsi tersebut telah berkembang menjadi ruang hidup bersama bagi berbagai kelompok etnis dan budaya, sehingga setiap kebijakan yang berkaitan dengan identitas harus dilakukan secara hati-hati dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
    “Jawa Barat saat ini bukan hanya dihuni masyarakat Sunda, tetapi juga masyarakat Cirebon, Jawa, Betawi, Tionghoa, dan berbagai kelompok lainnya yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial di daerah ini. Karena itu, pemimpin harus melihat realitas hari ini, bukan hanya romantisme masa lalu,” kata Rizky.
    Ia menilai pelestarian nilai-nilai budaya Sunda tidak harus diwujudkan melalui perubahan nama provinsi. Menurutnya, nilai luhur budaya justru akan lebih terasa apabila diterapkan dalam kebijakan publik yang mengedepankan prinsip keadilan, kepedulian, penghormatan terhadap keberagaman, serta keberpihakan kepada seluruh masyarakat.
    Rizky juga mengingatkan bahwa wacana perubahan nama Jawa Barat menjadi Tatar Sunda berpotensi memunculkan penolakan dari daerah-daerah yang memiliki identitas sejarah dan budaya berbeda.
    “Jangan sampai muncul kesan bahwa ada identitas yang lebih diutamakan dibandingkan identitas masyarakat lainnya. Jawa Barat adalah rumah bersama yang harus mampu merangkul seluruh keberagaman,” ujarnya.
    Sorotan tersebut juga ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Rizky menilai seorang kepala daerah memiliki tanggung jawab tidak hanya menjaga warisan sejarah, tetapi juga memastikan setiap kebijakan mampu menjawab tantangan masa depan.
    “Pemimpin bukan hanya menjaga identitas masa lalu, tetapi juga menyiapkan masa depan melalui kebijakan yang inklusif, aspiratif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Jawa Barat,” katanya.
    Lebih jauh, Rizky menilai perubahan nama provinsi tanpa adanya kesepahaman yang luas justru dapat memunculkan aspirasi baru dari sejumlah daerah yang memiliki sejarah tersendiri. Salah satunya adalah kembali menguatnya wacana pembentukan Provinsi Cirebon Raya atau Cirebon Nagari.
    Ia menilai penggunaan pendekatan sejarah sebagai dasar kebijakan dapat menjadi preseden bagi daerah lain untuk mengajukan tuntutan serupa.
    “Kalau argumentasi sejarah dijadikan dasar perubahan, daerah lain yang memiliki latar belakang historis berbeda juga bisa mengajukan tuntutan yang sama. Hal ini perlu dipertimbangkan secara matang agar tidak memicu fragmentasi wilayah,” jelasnya.
    Di sisi lain, Rizky menegaskan perhatian pemerintah seharusnya lebih diarahkan pada persoalan ekonomi yang saat ini dirasakan masyarakat. Menurutnya, kenaikan nilai tukar dolar, meningkatnya harga bahan bakar minyak, hingga tren kenaikan harga kebutuhan pokok merupakan persoalan yang membutuhkan respons nyata dari pemerintah.
    “Pemerintah seharusnya memusatkan energi pada penguatan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, serta menjaga daya beli masyarakat. Itu yang saat ini paling dibutuhkan publik,” ungkapnya.
    Ia menambahkan, keberhasilan seorang pemimpin pada akhirnya akan diukur dari kemampuannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan semata-mata melalui kebijakan yang bersifat simbolik.
    “Pemimpin yang dikenang adalah mereka yang mampu menyatukan keberagaman, mendengar aspirasi seluruh masyarakat, dan menghadirkan solusi atas persoalan nyata yang dihadapi rakyat,” pungkas Rizky.@Bams
    Tags: CiayumajakuningIndramayuKabupaten CirebonKota CirebonNasionalPemerintah Daerah
    Sebelumnya

    RSUD Waled Akhirnya Miliki Sistem Hydrant, Pemkab Cirebon Gelontorkan Rp1,6 Miliar untuk Tingkatkan Keselamatan Rumah Sakit

    Berikutnya

    Wabup Cirebon Tekankan Inovasi dan Publikasi Kinerja Dalam Perencanaan Anggaran 2027

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Wabup Cirebon Tekankan Inovasi dan Publikasi Kinerja Dalam Perencanaan Anggaran 2027

    Wabup Cirebon Tekankan Inovasi dan Publikasi Kinerja Dalam Perencanaan Anggaran 2027

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Oktober 15, 2026
    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    Tongkat Komando Danrem 063/SGJ Berganti, Kolonel Galih Bramantyo Resmi Pimpin Wilayah Cirebon Raya

    September 26, 2026
    Dapat Bantuan Revitalisasi Rp 560 Juta, TK Harapan Bangsa Desa Kaligawe Mulai Dibangun

    Dapat Bantuan Revitalisasi Rp 560 Juta, TK Harapan Bangsa Desa Kaligawe Mulai Dibangun

    September 16, 2026

    Diduga (F) Direktur PT Borneo Belum Bayar Upah Pekerja dan Pembelian Bahan Material 

    Oktober 8, 2026
    Maulid Nabi dan Haul Sesepuh Blok Puhun Karangsuwung Berlangsung Khidmat – Padukan Syiar Islam, Doa Leluhur dan Seni Teater Gotrok

    Maulid Nabi dan Haul Sesepuh Blok Puhun Karangsuwung Berlangsung Khidmat – Padukan Syiar Islam, Doa Leluhur dan Seni Teater Gotrok

    Oktober 16, 2026

    Dorong UMKM Naik Kelas, Kilang Balongan Kirim UMKM Binaan Ikuti Indramayu Expo 2026

    Oktober 15, 2026
    Bupati Lucky Hakim Serahkan Bantuan ZIS Rp884 Juta untuk 1.768 Siswa di Indramayu

    Bupati Lucky Hakim Serahkan Bantuan ZIS Rp884 Juta untuk 1.768 Siswa di Indramayu

    Oktober 15, 2026
    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Oktober 15, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

      Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Maulid Nabi dan Haul Sesepuh Blok Puhun Karangsuwung Berlangsung Khidmat – Padukan Syiar Islam, Doa Leluhur dan Seni Teater Gotrok

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Dorong UMKM Naik Kelas, Kilang Balongan Kirim UMKM Binaan Ikuti Indramayu Expo 2026

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Dari 6,56 Jadi 10,60 Ton per Hektare, Petani Jatisura Menemukan Harapan Baru di Sawah

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Bupati Lucky Hakim Serahkan Bantuan ZIS Rp884 Juta untuk 1.768 Siswa di Indramayu

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,080)
    • EKONOMI & BISNIS (337)
    • INDRAMAYU (5,560)
    • INFORMASI (598)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,332)
    • KESEHATAN (85)
    • KOTA CIREBON (1,091)
    • KUNINGAN (150)
    • MAJALENGKA (79)
    • NASIONAL (660)
    • OLAHRAGA (46)
    • PEMERINTAH DAERAH (781)
    • TEKNOLOGI (102)
    • Uncategorized (965)

    Berita Terbaru

    Maulid Nabi dan Haul Sesepuh Blok Puhun Karangsuwung Berlangsung Khidmat – Padukan Syiar Islam, Doa Leluhur dan Seni Teater Gotrok

    Maulid Nabi dan Haul Sesepuh Blok Puhun Karangsuwung Berlangsung Khidmat – Padukan Syiar Islam, Doa Leluhur dan Seni Teater Gotrok

    Oktober 16, 2026

    Dorong UMKM Naik Kelas, Kilang Balongan Kirim UMKM Binaan Ikuti Indramayu Expo 2026

    Oktober 15, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk