Pelita News | Cirebon Timur – Masyarakat di Kecamatan Waled masih terus dihantui banjir, salah satunya Desa Cibogo yang terdampak di saat musim penghujan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh dinas terkait, seperti normalisasi dan pengerukan Sungai Ciberes sebagai upaya pencegahan banjir. Namun, akibat belum adanya tanggul, menyebabkan luapan air dan banjir masih terus menerus menerjang pemukiman warga.
Tak hanya banjir, di Desa Cibogo juga terlihat minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU), persoalan tersebut menjadi kekhawatiran masyarakat dan memicu kerawanan kriminalitas. Aspirasi dan keluhan masyarakat ini tertuang pada dialog interaktif masyarakat Desa Cibogo, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon bersama Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, H Daddy Rohanady Dapil XII (Cirebon – Indramayu).
Kuwu Desa Cibogo, Ahmad Hudori, menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat antara lain banjir yang kerap terjadi, PJU yang minim, dan infrastruktur jalan yang kurang memadai. Ia berharap persoalan ini dapat menjadi perhatian khusus dengan adanya kunjungan anggota DPRD Jawa Barat, H. Daddy Rohanady.
“Banjir terjadi karena Sungai Ciberes yang meluap ke pemukiman warga. Meski pernah ada normalisasi sungai dan saluran, namun perlu juga adanya tanggul atau senderan untuk menahan luapan air,“ katanya.
Sementara itu, PJU yang berbatasan dengan kecamatan tetangga sangat rawan tindak kriminal, sehingga perlu adanya perhatian serius dari dinas terkait. Menurutnya, banjir dan PJU menjadi kebutuhan yang secepatnya direalisasikan untuk kondusifitas dan kenyamanan lingkungan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak, khususnya Pak H. Daddy Rohanady yang telah memperhatikan desa ini dari berbagai aspek. Kami juga menghimbau pada seluruh masyarakat untuk bersabar, mengingat proses dan prosedur yang harus ditempuh dulu,” ujar Ahmad Hudori.
Di kesempatannya, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, H Daddy Rohanandy memastikan aspirasi yang dituangkan dalam dialog hari ini bersama masyarakat Desa Cibogo akan dibahas dalam rapat di kantor DPRD Jawa Barat.
“Rencananya pekan depan ada rapat bersama anggota dewan lainnya, persoalan ini nanti akan saya sampaikan,“ terangnya.
Politisi Partai Gerindra ini juga menambahkan, banjir yang selalu menghantui masyarakat di Kecamatan Waled sangat perlu menjadi perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk legislatif. Permasalahan banjir sudah sangat membuat resah masyarakat, bahkan berdampak pada kerugian materil.
“Untuk mencegah banjir di sejumlah desa kecamatan Waled, kami akan segera koordinasi dan komunikasi agar segera dibangun tanggul atau senderan di sungai juga saluran, agar air tidak melimpas ke rumah warga,“ tambah H. Daddy Rohanady. @Ries















