Cirebon | Pelita News – Di hari kedua kegiatan Pesantren ABH Angkatan 3 Polresta Cirebon, puluhan anak berhadapan dengan hukum (ABH) mendapatkan pengalaman berharga yang tak hanya fokus pada aspek spiritual, tetapi juga pengenalan keterampilan yang dapat membekali mereka di masa depan. Kegiatan yang digelar pada Selasa (11/3/2025) ini berlangsung di Masjid Syarif Hidayatullah Asrama Polisi Kaliwadas Sumber Polresta Cirebon, diikuti oleh 51 peserta.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., mengungkapkan bahwa kegiatan pada hari kedua dimulai dengan kegiatan ibadah yang penuh makna, seperti Shalat Tahajud, sahur bersama, Shalat Subuh, dan mengaji Al-Qur’an. Setelah itu, para peserta melaksanakan apel pagi dan Shalat Duha untuk memperkuat aspek spiritual mereka.
“Selain memperkuat nilai-nilai agama, kami juga memberikan edukasi tentang bahaya narkoba, pentingnya bela negara, lalu lintas, serta pembinaan masyarakat. Kali ini, kami juga mengenalkan keterampilan ekonomi kreatif, seperti pelatihan pembuatan es lumut, yang diharapkan bisa menjadi peluang bagi mereka di masa depan,” ujar Kombes Pol. Sumarni.
Setelah sesi materi, peserta melanjutkan dengan kegiatan Shalat Dzuhur, diikuti pelatihan manajemen kebersihan untuk menanamkan nilai disiplin. Kegiatan dilanjutkan dengan Shalat Ashar, berbuka puasa bersama, Shalat Maghrib, tadarus, serta Shalat Isya dan Shalat Tarawih. Kegiatan ini bertujuan membangun kebiasaan positif dan mempererat ukhuwah antar peserta.
Di akhir kegiatan, peserta mengikuti tadarus, apel malam, dan pembinaan fisik, sebelum diberikan kesempatan untuk beristirahat. Pesantren ini merupakan bagian dari program pembinaan yang berlangsung selama lima hari, yang bertujuan memberikan keterampilan dan pengetahuan yang bermanfaat bagi peserta, yang sebelumnya terjerat kasus tawuran, geng motor, perang sarung, dan masalah lainnya.
Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pelatihan keterampilan, tetapi juga sebagai upaya untuk memberikan bekal positif bagi ABH agar bisa memperbaiki diri dan menghindari masalah hukum di masa depan.
“Program ini diharapkan tidak hanya membantu mereka keluar dari masalah hukum, tetapi juga memberi kesempatan untuk berkontribusi positif di masyarakat. Kami mengajak semua pihak untuk mendukung penuh upaya pembinaan ini demi masa depan yang lebih baik bagi generasi muda,” tambah Kombes Pol. Sumarni.
Dengan adanya program seperti ini, Polresta Cirebon berharap para peserta dapat menemukan jalan untuk memperbaiki diri dan memiliki keterampilan yang bermanfaat, membuka peluang baru untuk masa depan mereka.@Bams














