KUNINGAN Pelita
Koprasi Produsen Nugraha Jaya Produk olahan Susu Sapi dari seluruh peternak Sapi perah yang ada di Kuningan terutama daerah Cigugur. Tahun 2019 dan tahun 2023 Koprasi ini mendapat bantuan dari APBD provinsi Jawa Barat untuk olahan kotoran hewan (kohe) menjadi Bio Gas, di tahun 2023 ada tambahan Untuk penyedia Listrik Tenaga Surya (PLTS) akan diresmikan Gubernur Jawa Barat Kamis (18/7/2024).
Dua instalasi berbasis baru dan terbaru Bio Gas dari Kohe dan PLTS itu yang dibantu bersama IPB, nanti yang Kohe akan memghasilkan Gas sebagai pengganti BBG Elpizi multi fungsi, ini bisa dimanfaatkan untuk Bahan Bakar Gas, juga lumpurnya untuk pupuk bagi para petani. “Yang tentunya punya nilai ekonomis, kemudian untuk PLTS nya bisa menghasilkan Listrik 45 Kw yang Akan digunakan sebagai pembangkit Listrik menggunaka panel penunjang pengolahan pakan ternak Sapi,” Terang Kadis ESDM provinsi Jawa Barat Ai Saadiyah, S.T.MT
Ini merupakan sebuah pembangunan EBT yang dapat meningkatkan ekonomi dari dan untuk masyarakat, kata Aisyah, karena dari penggunaan PLTS tersebut ada penghematan beban baiya Listrik, yang tadinya menggunakan PLN hingga pembayarannya menghabiskan biaya antara 15 hingga 50 juta’an, karena ada mesin pengolahan Susu, juga pengolahan pakan ternak Sapi Perah, maka dengan dibangunnya PLTS akan lebih bisa mengurangi beben baiya Listrik, kan bisa lebih hemat, karena menggunakan Listrik Tenaga Surya sendiri, dari penghematan biaya Listrik secara otomatis akan meningkatkan perekonomian masyarakat juga.
Gubernur mendengar, di Kuningan ada potensi tentang penggunaan energi baru dan terbaru yang memberikan banyak manfaat secara langsung kepada masyarakat maka Gubernur sangat tertarik. Sebetulnya beliau sudah sejak lama merencanakan ingin berkunjung, “Insya Allah mungkin besok, Kamis (18/7/2024) ada waktunya berkunjung sekaligus untuk meresmikan Dua instalasi, Bio Gas dan PLTS, mudah mudahan kedua program tersebut bisa direflikasikan di daerah lain karena yang Saya dengar Kuningan ini sentranya peternak dan lain sebagainya. Tadi juga Saya mendengar dari pak Bupati bahwa kotoran hewan itu jadi permasalahan, apabila ini bisa direflikasi Saya kira beberapa permasalahan bisa terururai dengan menghasilkan ekomomis, dan itu sebuah solutif, papar Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat Ai saadiyah didampingi Kepala Bidang Energi ESDM Permadi usai pertemuan dangan Pj Bupati Kuningan. H.R Iip Hidajah. (Mans)















