Pelita News Kabupaten Cirebon
Polemik yang terjadi di desa losari kidul kecamatan losari sudah diduga sampai ditingkat polresta kabupaten cirebon.
Hal ini diutarakan oleh Iskandar bahwa seharusnya seorang kuwu harus bijak dan bisa mengayomi masyarakat dalam memimpin desa.
Polemik oknum dengan pihak karang taruna Desa losari kidul kecamatan losari sudah masuk babak baru, bahkan diduga sudah ke ranah sidik polresta kabupaten cirebon.
Aset desa losari kidul kecamatan losari berupa pasar desa, kios Desa serta pembayaran uang 100 juta kepada oknum Desa dan oknum pengelola dalam sewa parkir di pasar desa losari kidul kecamatan losari kabupaten cirebon.
Lanjut iskandar bahwa dirinya mengaku sudah di periksa oleh penyidik dalam memberikan keterangan tentang seputar uang 100 juta yang diterima oleh oknum, yang diduga diperuntukkan untuk aset pasar desa, kios desa yang di gunakan oknum untuk membangun mushola.
Saya sudah di periksa 2 kali oleh pihak polresta kabupaten cirebon dalam memberikan keterangan kepada pihak penyidik polresta kabupaten cirebon.
Kami akan buka bukaan semua dan sudah kita berikan keterangan secara lengkap kepada pihak penyidik polresta kabupaten cirebon.
Pihaknya minta pihak polresta kabupaten cirebon harus menegakan hukum.
Kami minta jangan sampai persoalan hukum di 86 alias damai di jalan.
Kami meminta kepada ibu kapolresta ibu sumarni agar bisa membela orang seperti saya yang di zolimi oleh oknum kuwu losari kidul kecamatan losari kabupaten cirebon.
Saat disambangi oleh media pelita, oknum kuwu sedang ada rapat di puskesmas desa astanalanggar kecamatan losari Pungkasnya.(Dedi)















