” Ada lima Cluster permasalahan bangsa, pertama ekonomi dan kesejahteraan rakyat, kedua sumber daya manusia dan lingkungan hidup, ketiga hukum dan keadilan, keempat demokrasi dan kebebasan rakyat dan kelima tata negara dan etika pemerintahan,”
Pelita News | Kabupaten Cirebon.- Pidato politik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang berlangsung live di empat TV Nasional selama 30 menit, ditonton bareng oleh H. E. Herman Khaeron selaku anggota DPR RI, bersama puluhan kader, bacaleg pengurus DPC partai Demokrat Kabupaten Cirebon di salah satu warung kopi. Jum’at 14/7/2023.

Dalam acara nobar pidato politik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memaparkan tentang situasi dan kondisi Negara Indonesia saat ini, dan sikap partai Demokrat juga konteks perubahan partai langkah selanjutnya.
” Ada lima Cluster permasalahan bangsa, pertama ekonomi dan kesejahteraan rakyat, kedua sumber daya manusia dan lingkungan hidup, ketiga hukum dan keadilan, keempat demokrasi dan kebebasan rakyat dan kelima tata negara dan etika pemerintahan,” terangnya.
Jadi, permasalahan ini yang dihadapi oleh rakyat. Hal ini sangat penting untuk di sampaikan, agar menjadi perhatian khusus terhadap Bangsa dan Negara ini.
Dalam Nobar itu di sampaikan AHY, dari permasalahan yang kami nilai paling penting yaitu Cluster pertama ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Meskipun ada capaian tetapi harus kita akui secara jujur sembilan tahun terakhir ini terjadi sejumlah kemagnetan dan bahkan kemunduran serius pertumbuhan ekonomi menurun jauh di bawah yang dijanjikan 7% juga dan kesejahteraan rakyat, terpukul daya beli golongan menengah ke bawah juga menurun, kemiskinan dan pengangguran meningkat, sementara itu ketika ekonomi tumbuh rendah yang roket justru utang kita baik utang pemerintah maupun BUMN lambatnya pertumbuhan ekonomi karena pandemi covid 19.
Sedangkan dalam jumpa selesai acara Nobar pers, H. E. Herman Khaeron, selaku anggota DPR RI menegaskan, pidato politik AHY, ini di dasarkan kepada situasi Negara saat ini, ini adalah suara rakyat, suara masyarakat, karena kami berkeliling, ketua umum berkeliling di seluruh Indonesia, saya juga turut mendampingi, bahwasannya banyak aspek-aspek sendi-sendi rakyat, ini kualitasnya menurun,” tandas Herman Khaeron.
” Ini yang menjadi semangat perubahan dan perbaikan partai Demokrat, seperti apa yang disampaikan oleh ketua umum AHY, ada lima Cluster perubahan ke depan, terutama persoalan ekonomi dan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.
Masih kata Herman Khaeron, yang paling pertama ekonomi dan pertumbuhannya, ini sangat penting baik daya beli masyarakat, arus investasi untuk kesejahteraan dan kesehatan rakyat yang ke depannya harus di perbaiki.
Pasalnya, situasi ekonomi saat ini sedang tidak wajar, salah satunya adalah petani untuk mendapatkan pupuk saja susah, bagaimana bisa berproduksi untuk kehidupan dan kesejahteraan para petani.
Kedua kata Herman Khaeron, peningkatan kualitas SDM. Ada penurunan kualitas dari lingkungan hidup, dulu pernah di sampaikan oleh presiden pada waktu terpilih akan di lakukannya revolusi mental, di mana konteks revolusi mental saat ini???
Menurut Herman Khaeron, banyak penurunan kualitas SDM yang tentu sadar atau tidak sadar, pada akhirnya akan kalah dengan SDM-SDM yang lainya.
Yang ke tiga, keadilan dan penegakan hukum. Menurutnya untuk saat ini, hukum itu justru tajam kepada lawan, tumpul kepada kawan, padahal Negara juga pemerintahan ini untuk seluruh rakyat Indonesia.
“Jadi, persoalan keadilan dan penegakan hukum itu tidak tajam ke bawah tumpul ke atas,” tegasnya.
Selanjutnya yang ke Empat, tentang demokrasi dan kebebasan rakyat. Herman Khaeron menjelaskan dulu di era pak SBY. media, rakyat, bebas untuk mengkritik sepanjang kritik itu tidak memfitnah, kritik itu kemudian tidak membuat kerusakan terhadap kesatuan dan persatuan, terhadap Ideologi pancasila.
Padahal kata Herman Khaeron, sepanjang kritik itu untuk membangun, kita harus bijak dan open, menjadi ruang yang cukup untuk rakyat melakukan berbagai saran, ide juga gagasan aspirasi dari berbagai pihak.
Dan yang Kelima, tentang perbaikin tata negara dan etika birokrasi. Di jelaskan Herman Khaeron, berbagai situasi dan kondisi yang terjadi di Negara Indonesia saat ini di beberapa stasiun televisi terkait dengan situasi Negara dan bagaimana melakukan perubahannya untuk ke depan.
Untuk itu, saya tegaskan bahwa perubahan itu bukan berarti merubah semua menjadi berubah. Akan tetapi tetap melanjutkan yang baik, menyempurnakan yang tidak sempurna.
“Saya berharap, ke depan tata kehidupan berbangsa dan bernegara, kesejahteraan rakyat, tata birokrasi, keadilan hukum, Demokrasi, agar mejadi lebih baik dengan tekad NKRI harga mati,” Pungkas Herman Khaeron. @ Bams















