Pelita News, Kab. Cirebon
Pemerintah Desa Gintung Kidul Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon melaksanakan Halal Bihalal dan santunan pada 100 Anak Yatim Piatu dilaksanakan di halaman Masjid ATTAQWA. Senin (15/05/2023)
Dalam Acara Kegiatan tersebut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Ciwaringin, Kuwu Desa Gintung Kadmina bersama perangkat, Bupati Cirebon. Drs. H. Imron Rosyadi, M.Ag. Ketua Pembina Relawan Kemanusian Demen Paten (RKDP) Moh. Imam. SH. S.pdi. Toko Masyarakat, toko ulama, unsur RT/RW dan segenap jajaran pengurus Remaja Masjid Attaqwa.
Dalam Sambutannya Kuwu Gintung Kidul Kadmina menyampaikan, Banyak Terimah Kasih Kepada Pengurus Relawan Kemanusiaan Demen Paten terlebih pada Dewan Pembinanya, Moh. Imam. SH. S. Pdi dan memberikan penghargaan setinggi -tingginya pada Bupati Cirebon Drs. H Imron Rosyadi, yang telah menyempatkan waktunya Hadir di tengah kesibukannya. Dan Kuwu juga memberikan Penghargaan sebesar besarnya Pada Para pengurus Remaja Masjid Attaqwa. Halal bihalal merupakan kegiatan yang biasa diadakan setiap Tahun di Desa Gintung Kidul Kecamatan Ciwaringin, dengan tujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap Sesama disamping sebagai titik tolak untuk meningkatkan Amal ibadah pada Allah SWT. dan mudahan- mudahan melalui acara seperti ini Kita semakin Peduli pada Sesama Khususnya Pada Anak Yatim Piatu Dan Fakir Miskin yang Benar benar harus di bantu. Tutur Kuwu.
Ditambahkan Bupati Cirebon, Drs. H. Imron Rosyadi. M.Ag. Kegiatan-kegitan semacam ini harus terus di lestarikan, karena setelah Kita menjalankan Ibadah Puasa di 1 Syawal 1444 H/2023 M Nilai Persaudaraan harus terus dipupuk dan saling memaafkan. Karena Halal-bihalal merupakan momen yang sangat baik dan harus di lestarikan. Apalagi Menurut H. Imron dirinya tidak merasa aneh kalau suda silaturhami di wilayah Ciwaringin, karena ingat
Saat ia menjadi Santri di Pondok Pesantren Ciwaringin. Katanya.
Sambungnya, Apalagi dalam kegiatan Halal – bihalal ini di barengi dengan adanya Santunan Anak Yatim piatu. Inilah nilai- nilai kita yang patut terus di tingkatkan sebagai bentuk rasa solidaritas serta memupuk jalinan silaturahmi antara sesama. Karena kita sebagai makhluk sosial yang tentunya harus saling memaafkan dan sangat dianjurkan oleh Allah SWT dan Rasul-Nya dan silaturahmi itu jangan hanya dilakukan pada saat Idul Fitri saja, akan tetapi pada aktipitas keseharian juga
Tidak lepas dari silaturhami. Jelasnya. (Hartono)















