Pelita News Indramayu
Pemerintahan desa Kenanga kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu, gelar Betonisasi Sepanjang tanggal sungai Cimanuk, hal ini merupakan cita cita awal menjabat sebagai Kuwu untuk mewujudkan infrastruktur jalan yang lebih baik, demikian disampaikan Kuwu Kenanga Darpani. Selasa (02/05)
Anggaran dana desa (DD) tahun 2023 didesa kenanga lebih cenderung menggelar infrastruktur Betonisasi , alokasi dana dd oleh pemerintahan desa Kenanga telah di plot sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter, lokasi Betonisasi Sepanjang tanggul sungai Cimanuk ,disamping ada program lain yang bersumber dari anggaran DD..
Menurut Kuwu Darpani, program infrastruktur Betonisasi merupakan harapan dan atau cita cita awal sejak terpilih sebagai Kuwu oleh masyarakat, pada periode pertama , karena terjadi halangan maka dilanjutkan pada periode ke dua, kenapa pada periode awal tidak terpenuhi program infrastruktur jalan dengan Betonisasi , karena anggaran DD selama tiga tahun alokasinya diharuskan untuk BLT , sebap pada saat itu terjadi musibah nasional yakni wabah Covid 19.
Namun tekad pemerintahan desa cukup bulat untuk memperbaiki infrastruktur jalan mengunakan beton, sehingga di kepemimpinan periode kedua sekarang anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan lanjutan Betonisasi yang terletak di tanggul Cimanuk sepanjang 450 m lebar 3 m, sampai berita ini dibuat jalan diatas tanggul Cimanuk baru sebatas pengerasan atau padatan sebelum digelarnya Betonisasi. ” Insya Allah pekerjaan Betonisasi jalan akan selesai dalam waktu yang tidak lama ” ujar Darpani.
Diakui Betonisasi hingga sekarang masih belum digelar , sebab pemerintahan desa Kenanga tidak mau pekerjaan itu asal jadi, oleh karenanya harus dilakukan pengerasan jalan dulu agar saat digelarnya Betonisasi menjadi kuat , atau tidak mudah rusak, karena dijalur tersebut merupakan jalur vital untuk meningkatkan perekonomian rakyat” saya tidak mau asal jadi ” ujar dia lagi
Kuwu kenanga menambahkan , jika jalan tersebut selesai dikerjakan, maka apa yang menjadi cita cita dirinya telah tercapai yakni memperbaiki infrastruktur jalan yang lebih baik, dengan terpenuhinya program pemerintah desa yakni membangun infrastruktur jalan sudah selesai , untuk selanjutnya yang menjadi pemikiran adalah Masalah saluran pembuang , sebab percuma sekalipun jalan bagus kalau tanpa ada saluran pembuang atau saluran limbah warga ” kami berupaya agar imbang antara inrsatruktur jalan dengan saluran pembuang ” pungkas Kuwu Darpani (Duliman)















