Pelita News, Indramayu – Nastar Mangga Gedong Gincu diproduksi oleh UMKM Desa Jayalaksana Kecamatan Kedokan Bunder Kabupaten Indramayu tembus pasar Taiwan. Kue khas yang biasanya ramai jelang Hari Raya Idul Fitri dan sudah sangat familier bagi masyarakat Indonesia ini selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri juga tembus pasar luar negeri.
Camat Kedokan Bunder, Atang Suwandi, berkesempatan melihat langsung proses produksi Nastar Mangga Gedong Gincu tersebut bahkan ikut serta dalam proses pembuatan dari awal hingga akhir.
Menurut Atang, jika pada hari biasanya produksi Nastar dengan merek ‘Mimide’ ini mencapai 80 pcs (40 kotak dan 40 stoples), namun pada bulan Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri seperti sekarang jumlah permintaan dari masyarakat makin meningkat hingga 100 persen yakni mencapai 160 pcs (80 kotak dan 80 stoples).
“Karena produknya sangat berkualitas dan enak, permintaan Nastar Gedong Gincu ini terus meningkat. Ini dapat membangkitkan UMKM di Desa Jayalaksana,” tegas Atang dalam keterangannya, Kamis (30/03/2023).
Sementara itu pemilik Nastar Gedong Gincu ‘Mimide’, Ninih menjelaskan, setelah produknya mendapatkan PIRT dari Pemkab Indramayu dan sertifikasi halal dari MUI, kini jumlah produksi makin meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan dari pembeli.
Terkait adanya permintaan Nastar untuk dikirim ke negara Taiwan, hal ini dikarenakan banyaknya pembeli yang merupakan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di negara tersebut.
“Alhamdulillah ini kesempatan untuk terus mengenalkan Nastar Mangga Gedong Gincu khas Indramayu ke daerah lain. Terima kasih kepada Bupati Indramayu Ibu Nina Agustina yang telah memfasilitasi PIRT melalui Dinas Kesehatan dan sertifikasi halal oleh MUI melalui Diskopdagin,” katanya. (duliman)















