Cirebon, (PN)
Dalam memenuhi Aturan sebagai mana yang di amanatkan Undang- undang No.5 tahun 2014 tentang aparatur sipil Negara. Peraturan Pemerinta no. 11 tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Sipil Negara. Peraturan Mentri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI no. 15 tahun 2019 Tentang Pengisian jabatan Tinggi secara terbuka dan Komperatip di Lingkungan instansi Pemerintah dan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara no. 52 tahun 2020 tanggal 22 tahun 2020 tentang pengisian Jabatan Tinggi Secara terbuka dan Komperatip
di lingkungan Pemerintah dalam Kondisi kedaruratan Karena masyarakat Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19) membuka kesempatan kepada Para Pegawai Negri Sipil yang berminat dan memenuhi persyaratan dan ketentuan, Untuk mengikuti seleksi terbuka JFT Pratama. Minggu 14 Agustus 2022.
Menyikapi Ketentuan Di atas, “Wartono Selaku Sekretaris Lembaga Krisis Center (ICC) Dewan Pimpinan Cabang Kabupaten Cirebon Open Bidding Calon Sekda cara Penjaringan dan seleksinya seolah hanya Untuk Buang-buang anggaran belaka. Tuturnya
Masih Menurut ” Wartono, Mengapa Saya bicara Seperti Ini, ” Karena dari tiga kandidat yang telah terseleksi diantaranya; Dr H.Hilmy Riva’i M.pd. Drs Iyan Ediyana.Iwan Ridwan Hardiyawan. Dari ketiga nama tersebut suda di pastikan (HL) yang pada akirnya Akan ditetapkan Menduduki jabatan Sekda. Jadi percuma seleksi itu di lakukan Kalau hanya untuk Buang- buang anggaran, mending anggaran itu di alih fungsikan untuk Kegitan positip lainya yang lebih bermanfaat. jelas Wartono.
Minimnya peserta Open bidding Dari Empat Kandidat Yang telah Diseleksi dan sekarang tinggal Tiga yang diajukan, bahkan Suda Mengerucut Ke Satu Nama yang di Pastikan Akan Dilantik sekitar tgl 27 Agustus atau awal September 2022 Yaitu (HL) yang bakal menduduki jabatan Sekda Kabupaten Cirebon, pastinya. Jelasnya
” Jadi menurut, “Wartono, Panitia Seleksi (Pansel) Open Bidding Nggak perlu Susah-susah menjaring Kandidat Bakal Calon Sekda Kabupten Cirebon walaupun Mekanisme Harus di jalani.
“Memeng, Pada Dasarnya Memilih Jabatan sekda dan Jabatan Lainya bukan sekedar jadi harapan Bupati, Namun yang terpenting Harus menjadi Harapan masyarakat Cirebon Cirebon juga, Supaya Kebutuhan Masyarakat bisa Terlayani dengan Baik. pungkas Wartono (HR)















