Kabupaten Cirebon, PN
Salah satu rangkaian kegiatan acara ngunjung buyut Cabuk desa Warukawung kecamatan Depok Kabupaten Cirebon adalah napak tilas menyusuri route atau perjalanan hingga perbatasan desa.
Napak tilas diikuti unsur pemerintahan desa Warukawung baik Kuwu, Perangkat Desa, BPD, Lembaga Desa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Rt, Rw, Babinsa, Bhabinkamtibmas, berbagai pihak, unsur dan elemen, Forkoci serta lainnya termasuk kalangan masyarakat dilingkungan wilayah desa Warukawung.
Mengambil route dari pendopo makam buyut Cabuk lalu menelusuri jalan dibeberapa titik hingga jalan perbatasan desa dan dilepas secara langsung oleh Sultan Kacirebonan IX Pangeran Raja Abdul Ghoni serta disaksikan Camat Depok Kabupaten Cirebon Sund Dewi, Kapolsek Depok dan Danramil 2017 Plumbon.
Menurut Kuwu desa Warukawung Zakyagung yang akrab disapa Kuwu Agung dalam wawancara dengan Journalist Harian Pelita News, jumat ( 13/5/22 ) bahwasannya kirab budaya dan napak tilas ini salah satu rangkaian kegiatan acara ngunjung buyut Cabuk desa Warukawung ” Ini juga sebagai wujud ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT dan juga untuk memperkuat tali silaturahmi ” katanya.
Kegiatan Ngunjung Buyut Cabuk dengan salah satunya kirab budaya dan napak tilas adalah tradisi secara turun temurun yang terus dilestarikan masyarakat dilingkungan wilayah desa Warukawung setiap tahun, tegasnya.
Jangan sampai adat tradisi Ngunjung Buyut Cabuk salah satunya kirab budaya dan napak tilas ini yang merupakan warisan leluhur hilang, jadi kita sebagai generasi penerus warisan harus bisa terus melestarikannya dan bahkan harus mengenalkan tradisi Ngunjung Buyut Cabuk ini kepada masyarakat dan generasi muda khususnya dilingkungan wilayah desa Warukawung, ungkap Kuwu Agung.
Pada kesempatan ini melalui Harian Pelita News, saya sebagai Kuwu desa Warukawung mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi setinggi tingginya atas kehadiran Sultan Kacirebonan IX Pangeran Raja Abdul Ghoni dan Camat Depok Sund Dewi, Kapolsek Depok serta Danramil ” tidak lupa pula saya mengucapkan terima kasih kepada para perangkat desa, BPD, lembaga desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, rt, rw, berbagai pihak, unsur dan elemen, kalangan masyarakat dilingkungan wilayah desa Warukawung termasuk Forkoci dan yang lainnya sehingga terlaksana kegiatan acara ngunjung buyut Cabuk ini, semoga semua rangkaian kegiatan acaranya berjalan lancar dan sukses ” tutupnya.
Camat Depok Kabupaten Cirebon Sund Dewi sangat mengapresiasi kegiatan acara Ngunjung Buyut Cabuk karena kegiatan acara ini sangat kaya akan budaya yang didalamnya tersimpan makna yang luas ” saya sebagai Camat Depok sudah berkomunikasi dengan Pemkab Cirebon bahwasannya dikecamatan Depok kaya akan seni dan budaya termasuk salah satunya Ngunjung Buyut Cabuk desa Warukawung yang merupakan simbol penghormatan dan penghargaan masyarakat dilingkungan wilayah desa Warukawung kepada para leluhurnya, ujarnya.
Ini bukti bahwa dengan terlaksananya giat tardisi Ngunjung Buyut Cabuk, kami Muspika Depok termasuk dengan desa desa dan masyarakat dilingkungan wilayah kecamatan Depok merupakan masyarakat yang berbudaya dan agamis dengan tetap menjaga dan mempertahankan kearipan lokal dan warisan leluhur, terangnya.
Ditempat yang sama Sultan Kacirebonan IX Pangeran Raja Abdul Ghoni berharap mudah mudahan kegiatan adat tradisi Ngunjung Buyut Cabuk didesa Warukawung untuk hari ini dan dihari hari selanjutnya tetap berjalan lancar, tertib, aman dan kondusif karena acara adat tradisi desa bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap desanya, memberi pemahaman tentang pentingnya persatuan dan kesatuan didesa ” semoga kita semua diberi oleh Allah SWT kemudahan, kelancaran, keselamatan, kesehatan dan rezeki yang berlimpah serta desa Warukawung semakin maju dan mandiri dengan masyarakat dilingkungan wilayah desa Warukawung yang sejahtera ” pungkasnya. ( Nurzaman )















