Pelita News I Indramayu – Pjs. Bupati Indramayu, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si., melakukan kunjungan ke sejumlah kecamatan di Kabupaten Indramayu dalam satu bulan terakhir. Upaya ini dilakukan untuk menyapa warga sekaligus mengecek pelayanan administrasi kependudukan di tingkat kecamatan berjalan dengan baik.
Seperti di Kecamatan Tukdana misalnya, Dedi Taufik mengunjungi kantor Kecamatan Tukdana, pada akhir Oktober lalu. Kunjungannya bertujuan untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai kondisi dan situasi masyarakat serta pemerintahan di Kecamatan Tukdana.
Kedatangan Pjs. Bupati Indramayu, yang langsung melihat pelayanan kepada masyarakat, membuat kaget para pegawai yang sedang bertugas. Di ruang pelayanan, Pjs. Bupati Indramayu menyapa masyarakat yang sedang mengurus administrasi kependudukan (adminduk).
Selain itu, kunjungan tersebut merupakan upaya persiapan penyelenggaraan Pilkada di Kecamatan Tukdana.
Camat Tukdana, Mohammad Hidayat, di hadapan Pjs. Bupati Indramayu menyampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 43 ribu orang dari 13 desa yang terdaftar sebagai daftar pemilih tetap (DPT) dan memiliki 95 TPS.
“Terima kasih atas kunjungannya. Mudah-mudahan pelaksanaan Pilkada 27 November mendatang bisa berjalan lancar dan aman,” kata Hidayat.
Sementara itu, Dedi Taufik mengatakan bahwa kunjungannya ke Kecamatan Tukdana merupakan upaya untuk mendapatkan informasi lengkap terkait adminduk serta melihat secara langsung terkait situasi dan kondisi masyarakat serta pemerintahan menjelang Pilkada.
“Saya ingin mendapatkan informasi langsung terkait situasi dan kondisi yang ada di berbagai daerah di Kabupaten Indramayu ini,” tegas Dedi Taufik.
Pada kesempatan lain, Pjs Bupati Indramayu juga melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kecamatan Widasari.
Di kecamatan setempat, Dedi Taufik juga memantau pelaksanaan pelayanan Layanan Rebo Keliling (Laboling) yang rutin digelar oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam rangka mendekatkan layanan publik kepada masyarakat di berbagai wilayah kecamatan dan desa.
Dedi Taufik yang didampingi oleh Kepala Bappeda-Litbang, Iin Indrayati, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Discapil), Akhmad Budiharto, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dadang Oce Iskandar serta Camat Widasari, Winaryo menyempatkan diri untuk berbincang langsung dengan warga yang sedang memanfaatkan layanan ini.
Melalui kunjungan ini, Pjs. Bupati Indramayu menegaskan, Pemkab Indramayu akan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dan memastikan bahwa setiap warga mendapatkan layanan yang mereka butuhkan dengan mudah dan cepat.
Pelayanan ini dirancang untuk mempermudah warga dalam mengurus berbagai administrasi kependudukan, perizinan, dan kesehatan tanpa harus datang jauh-jauh ke pusat kota.
“Kami ingin memastikan bahwa layanan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan berjalan lancar, layanan ini juga harus bisa menyasar hingga ke desa-desa,” ujarnya.
Laboling sendiri menyediakan berbagai layanan esensial, termasuk layanan Dukcapil Mlayu, yang memungkinkan masyarakat untuk mengurus dokumen-dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Akta Kelahiran. Selain itu, layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) juga disediakan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut.
Tak hanya itu, warga juga dapat mengurus sertifikat halal dan Izin Rumah Tangga Pangan (IRTP) melalui layanan ini. Sertifikasi halal dan IRTP ini sangat penting bagi pelaku usaha makanan dan minuman agar produk mereka memiliki izin yang sah dan memenuhi standar kesehatan.
Di samping layanan administrasi dan perizinan, Laboling juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Layanan kesehatan ini disambut baik oleh warga, terutama dalam memberikan kemudahan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan mereka.
Semua layanan yang diberikan melalui program Laboling ini sepenuhnya gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Hal ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk memberikan pelayanan publik yang transparan, cepat, dan efisien tanpa memberatkan masyarakat. @safaro















