Bojonegoro,PN
Selain potensi-potensi desa sasaran TMMD Reguler 110 Kodim 0813 Bojonegoro, yaitu Desa Ngrancang dan Desa Jatimulyo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, publikasi kegiatan TMMD juga mengangkat kearifan lokal masyarakat di kedua desa tersebut.
Kesenian reog dan jaranan (kuda kepang) yang merupakan warisan leluhur ini, masih dilestarikan oleh masyarakat setempat sampai dengan saat ini.
Lamidjan (67), pengasuh dan pemilik kesenian reog dan jaranan asal Desa Ngrancang ini, menyatakan terima kasih karena kesenian tradisional di desanya diperkenalkan ke publik melalui media sosial, sehingga tetap lestari dan dikenal generasi penerus bangsa.
“Kami berharap setelah program TMMD yang membangun infrastruktur di desa kami ini, ada program dari pemerintah untuk lebih mengangkat kesenian di desa kami,” ujarnya Rabu malam (17/3/2021).

Ia juga menyatakan bangga karena bisa mengajarkan bagaimana bermain reog khas Ponorogo ini, kepada para anggota Satgas TMMD, yakni bagaimana mengangkat dan menggerakkan topeng bulu merak besar untuk mengikuti iringan gamelan.
“Saya bangga kepada para TNI yang juga peduli dengan seni tradisional reog dan jaranan,” tegas Lamidjan mengapresiasi.
Sementara itu Serma Sugeng, Danton SST 3 Satgas TMMD Reguler 110 Bojonegoro, bahwa dirinya menyatakan bangga karena mendapatkan kesempatan memainkan reog di tempat tugasnya itu.
“Saya merasa bangga bisa memainkan reog ini. Semoga dengan dipublikasikan kesenian ini melalui rekan-rekan media Kodim Bojonegoro, para pelaku seninya kedepan akan lebih mendapatkan rezeki jika ada permintaan pentas,” ujarnya. (Aan S)














