• Advertorial
    • Kontak Kami
    Kamis, Juli 30, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Program Berakhir, Ekskavasi Candi Dingkel di Indramayu Dihentikan

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Desember 13, 2020
    dalam CIAYUMAJAKUNING, INDRAMAYU
    0 0
    0
    Program Berakhir, Ekskavasi Candi Dingkel di Indramayu Dihentikan
    0
    BERBAGI
    40
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Indramayu,

    Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Banten dan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu sepakat untuk menghentikan sementara kegiatan ekskavasi awal terhadap temuan struktur bata di situs Dingkel Desa Sambimaya Kecamatan Juntinyuat.

    Penghentian sementara ini disebabkan batas akhir penganggaran program ekskavasi yang dimulai sejak tanggal 2 Desember hingga 11 Desember 2020.

    Sebagai tanda dihentikannya ekskavasi di situs Dingkel tersebut, tim arkeolog dari BPCB Banten dan TACB Kabupaten Indramayu melakukan penutupan temuan dengan menggunakan plastik dan melakukan pengurugan terhadap temuan.

    Tim arkeolog juga mengamankan fragmen atau pecahan bata merah ke tempat yang aman dari aktivitas masyarakat. Selain mengamankan situs, tim juga menandai lokasi situs dengan patok permanen yang terbuat dari semen cor sehingga apabila dilakukan ekskavasi atau penelitian lanjutan akan memudahkan tim peneliti untuk mencari titik koordinat situs.

    Ketua Tim Penelitian Dan Penyelamatan Situs Dingkel, Soni Prasetiya Wibawa mengatakan BPCB Banten ekskavasi penyelamatan di situs Dingkel sudah dihentikan. dimungkinkan, kata Soni, ekskavasi dan penelitian akan dilanjutkan pada tahun depan.

    “Tidak saja oleh BPCB Banten penelitian tersebut akan dilakukan oleh Balai Arkeologi Jawa Barat atau instansi lain seperti provinsi Jawa Barat maupun Pemkab Indramayu sendiri. Tergantung alokasi anggaran yang disediakan,” kata Soni, Minggu (13/12).

    Soni menjelaskan untuk mengungkap tinggalan arkeologi melalui metode ekskavasi diperlukan alokasi anggaran yang tidak sedikit dan sifatnya multi year, sehingga diperlukan peran serta pemerintah di daerah untuk dapat bersama sama mengatasi masalah pengungkapan cagar budaya yang ada di daerah.

    Terkait dengan temuan di situs Dingkel Soni menjelaskan timnya berhasil menemukan 21 susunan lapisan bata merah dan menemukan sudut bangunan yang diduga candi. Tim juga menemukan lantai bangunan dan fragmen atau pecahan stupa yang berbahan bata merah. Temuan lain, juga ditemukan pecahan keramik eropa, fragmen tepian gerabah dan arang.

    “temuan di situs Dingkel ini sangat menarik bagi tim,” jelasnya.

    Terkait dengan temuan di situs Dingkel, arkeolog senior sekaligus ahli candi Indonesia Prof Dr Agus Aris Munandar menyatakan situs Dingkel ini merupakan sebuah kawasan atau kompleks permukiman umat Budha pada masa itu. Melihat dari hasil temuannya, profesor Agus tidak menampik situs ini memiliki kesamaan dengan situs Batujaya di Karawang dan situs Muaro Jambi di Jambi.

    “saya meyakini ada reruntuhan stupa besar di kawasan itu dan perlu dilakukan penelitian dan ekskvasi secara berkala agar segera terungkap,” jelas arkeolog senior asal Indramayu ini.

    Sementara, Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Indramayu, Dedy S Musashi mengatakan dengan adanya temuan tersebut berarti peradaban di Indramayu sudah lengkap yakni dari masa prasejarah, masa hindu budha, masa islam, dan masa kolonial.

    Masa prasejarah kata Dedy, dengan ditemukannya fosil stegodon dan gigi Carcarocles Megalodon atau ikan hiu purba di Ciwado Kecamatan Terisi yang hidup pada masa miosin hingga plestosin akhir kira kira 2,6 juta hingga 1,8 juta tahun yang lalu. Masih di tempat yang sama, juga ditemukan tradisi batu besar (megalitik) yang hingga saat ini masih dimanfaatkan untuk sarana pemujaan.

    “indramayu ini kaya dengan tinggalan cagar budaya. Dari fosil, candi, masjid kuna sampai makam belanda (kerkoof) dan bangunan bergaya eropa kita punya,” papar Dedy.

    Kedepannya, kata Dedy, TACB Kabupaten Indramayu akan mengajak eksekutif dan legislatif untuk duduk bersama membahas potensi kekayaan cagar budaya yang kita miliki ini.

    “tinggalan cagar budaya ini dapat dijadikan obyek wisata baru bagi Indramayu. yang imbasnya pada peningkatan PAD daerah. Untuk itu, harus bersama sama dibahas,” kata Dedy S Musashi.

    Tags: CiayumajakuningIndramayu
    Sebelumnya

    Curah Hujan Tinggi , Terjadi Tebing Longsor di Dua Desa

    Berikutnya

    Dandim Brebes Ajak 17 Rayon FKPPI Silaturahmi dan Satukan Persepsi

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Dandim Brebes Ajak 17 Rayon FKPPI Silaturahmi dan Satukan Persepsi

    Dandim Brebes Ajak 17 Rayon FKPPI Silaturahmi dan Satukan Persepsi

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tensi Konflik Internal RS Permata Cirebon Meningkat, 18 Pemegang Saham Minoritas Tinggalkan RUPST dan Kirim Somasi Terakhir

    Tensi Konflik Internal RS Permata Cirebon Meningkat, 18 Pemegang Saham Minoritas Tinggalkan RUPST dan Kirim Somasi Terakhir

    Juli 1, 2026
    Ratusan Siswa Baru SMK Bina Warga Lemahabang Ikuti MPLS, Bentuk Karakter dan Literasi Digital

    Ratusan Siswa Baru SMK Bina Warga Lemahabang Ikuti MPLS, Bentuk Karakter dan Literasi Digital

    Juli 18, 2026
    Puluhan Ribu Hektare Tanaman Padi di Indramayu Terancam Puso

    Puluhan Ribu Hektare Tanaman Padi di Indramayu Terancam Puso

    Juli 23, 2026
    Pertamina Tuntaskan Restorasi Empat Tangki Mogas Strategis di PPN Kilang Balongan

    Pertamina Tuntaskan Restorasi Empat Tangki Mogas Strategis di PPN Kilang Balongan

    Juli 12, 2026
    Fatwa MUI Kabupaten Indramayu, Imbau Masyarakat Waspada Penyebaran Ajaran Yang meresahkan Masyarakat

    Fatwa MUI Kabupaten Indramayu, Imbau Masyarakat Waspada Penyebaran Ajaran Yang meresahkan Masyarakat

    Juli 29, 2026
    Hari Mangrove Sedunia 2026, PPN Unit Balongan dan Unit Bisnis Pertamina Tanam 11 Ribu Bibit Mangrove di Pesisir Indramayu

    Hari Mangrove Sedunia 2026, PPN Unit Balongan dan Unit Bisnis Pertamina Tanam 11 Ribu Bibit Mangrove di Pesisir Indramayu

    Juli 29, 2026
    Tim Tinju PERTINA Indramayu Sabet Juara Umum Piala KAPOLRESTA 2026

    Tim Tinju PERTINA Indramayu Sabet Juara Umum Piala KAPOLRESTA 2026

    Juli 29, 2026
    Polda Jabar Lakukan Sertijab 13 Kapolres dan Kabid TIK

    Polda Jabar Lakukan Sertijab 13 Kapolres dan Kabid TIK

    Juli 29, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Polda Jabar Lakukan Sertijab 13 Kapolres dan Kabid TIK

      Polda Jabar Lakukan Sertijab 13 Kapolres dan Kabid TIK

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pemdes Kaligawe Wetan Sambut HUT RI Ke-81: Indonesia Berdaulat Adil Dan Makmur

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Hari Mangrove Sedunia 2026, PPN Unit Balongan dan Unit Bisnis Pertamina Tanam 11 Ribu Bibit Mangrove di Pesisir Indramayu

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Jabbar Land Park Cirebon Bakal Jadi Destinasi Wisata Terlengkap, Tengah Proses Pembangunan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Tim Tinju PERTINA Indramayu Sabet Juara Umum Piala KAPOLRESTA 2026

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,676)
    • EKONOMI & BISNIS (319)
    • INDRAMAYU (5,379)
    • INFORMASI (570)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,121)
    • KESEHATAN (84)
    • KOTA CIREBON (1,056)
    • KUNINGAN (136)
    • MAJALENGKA (67)
    • NASIONAL (637)
    • OLAHRAGA (43)
    • PEMERINTAH DAERAH (743)
    • TEKNOLOGI (94)
    • Uncategorized (686)

    Berita Terbaru

    Fatwa MUI Kabupaten Indramayu, Imbau Masyarakat Waspada Penyebaran Ajaran Yang meresahkan Masyarakat

    Fatwa MUI Kabupaten Indramayu, Imbau Masyarakat Waspada Penyebaran Ajaran Yang meresahkan Masyarakat

    Juli 29, 2026
    Hari Mangrove Sedunia 2026, PPN Unit Balongan dan Unit Bisnis Pertamina Tanam 11 Ribu Bibit Mangrove di Pesisir Indramayu

    Hari Mangrove Sedunia 2026, PPN Unit Balongan dan Unit Bisnis Pertamina Tanam 11 Ribu Bibit Mangrove di Pesisir Indramayu

    Juli 29, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk