
Pelita News | Cirebon Timur – Bertempat di Kantor Desa Pasawahan, Polsek Susukanlebak launching perdana sekaligus melaksanakan Program Inovasi Green Service Polresta Cirebon dengan melakukan Pelayanan SKCK kepada masyarakat atau Nasabah Bank Sampah Kisepat Desa Pasawahan, Kecamatan Susukanlebak, Jum’at (23/5/2025).
Dalam kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Susukanlebak, AKP. H. Kuswadi, SH tersebut turut hadir Ps. Kanit Provost Polsek Susukanlebak, Aipda Ferry Darmawan, Unit Intelkam Polsek Susukanlebak, Kuwu Desa Pasawahan diwakili Kaur Urusan Umum Desa Pasawahan, Hulaemi dan selaku Pengurus Bank Sampah Kisepat Desa Pasawahan, Alimudin serta Pemohon SKCK yang merupakan masyarakat atau Nasabah Bank Sampah Kisepat Desa Pasawahan.
Dalam Sosialisasinya, AKP H. Kuswadi, SH nampak tengah menyampaikan informasi terkait Program Inovasi Pelayanan Green Service Polresta Cirebon, yang mana dalam Program Inovasi Pelayanan Green Service Polresta Cirebon tersebut masyarakat maupun pelajar dipersilahkan mengumpulkan sampah di Bank Sampah kemudian hasilnya bisa untuk membayar biaya PNBP Pembuatan SIM dan SKCK di Satpas Polresta Cirebon.
“Diharapkan dengan Program Inovasi Green Service Polresta Cirebon ini dapat meningkatkan partisipasi para pelajar maupun masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan khususnya terkait masalah sampah,“ paparnya.
Dalam keterangannya kepada Pelita News, H. Kuswadi pun mengatakan, program yang baru di launching Polsek Susukanlebak di Desa Pasawahan tersebut melayani pembuatan SKCK sebanyak 3 orang pemohon (Saldo dalam buku tabungan sudah mencukupi untuk pembayaran biaya PNBP SKCK sebesar Rp. 30.000,-).
“Bank Sampah Kisepat Desa Pasawahan, Kecamatan Susukanlebak berdiri sesuai dengan Keputusan Kuwu Desa Pasawahan Nomor : 465/Kep.26_Sekret/I/2025, yang bertujuan untuk penerapan program peduli kebersihan lingkungan dan masyarakat Desa Pasawahan sudah diberikan buku tabungan Sampah untuk catatan transaksi jumlah dan jenis Sampah yang ditabung,“ terangnya.
Lebih lanjut, H. Kuswadi menjelaskan, kedepan, setiap Pemdes akan memiliki buku tabungan bank sampah. Masyarakat maupun pelajar dapat mengumpulkan sampah dan menukarnya untuk biaya pembuatan SKCK di Polsek Susukan Lebak.
“Inisiatif ini diharapkan dapat mengajak generasi muda untuk lebih peduli pada pengelolaan sampah dan lingkungan di tengah tantangan lingkungan yang semakin serius, kolaborasi antara pihak kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan komunitas yang lebih bersih dan peduli lingkungan,“ imbuhnya. @Ries















