Cirebon,PN
Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon miliki stok beras yang cukup. Penyerapan pun tetap dilakukan jelang panen.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Cirebon, Budi Sultika, menjelaskan saat ini stok beras yang ada di gudang mereka saat ini mencapai sekitar 90 ribu ton. “Pengadaan kami tahun ini juga sudah lebih dari 100 persen,” tutur Budi, Selasa (12/7). Dijelaskan Budi, target prognosa pengadaan tahun ini yaitu 38 ribu ton setara beras. Sedangkan mereka sudah menyerap sebanyak 40 ribu ton.
Berdasarkan instruksi dari pusat, mereka tetap diminta untuk melakukan penyerapan gabah dan beras milik petani. “Karena kita bicara stok nasional,” ungkap Budi. Sejumlah pertimbangan menjadi alasan penyerapan tetap dilakukan diantaranya kerawanan pangan akibat dampak kekeringan maupun perang di Ukraina dan penyebab lainnya.
Apalagi sebentar lagi, lanjut Budi, petani juga akan panen. Sehingga gabah dan beras yang mereka hasilkan akan diserap Bulog Cirebon.
Namun karena kapasitas gudang yang terbatas, Bulog Cirebon akan melakukan pengiriman beras ke sejumlah daerah. Dijelaskan Budi, kapasitas gudang mereka hanya sekitar 110 ribu hingga 120 ribu ton. Itu pun tidak bisa digunakan semua karena tumpukan beras harus diatur berjarak, memiliki ruang untuk menjaga kualitas beras. Sehingga kapasitas tampung maksimal di gudang Bulog Cirebon hanya sekitar 95 ribu ton.
Untuk itu, lanjut Budi, mereka akan melakukan pengiriman beras ke daerah lain. Sebanyak 2 ribu ton beras akan dikirim ke Cianjur, 3 ribu ton beras ke Karawang dan untuk Papua Sebanyak 4 ribu ton. (rin)















