Kabupaten Cirebon,PN
Pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Desa Waruroyom Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon pada tahun anggaran 2022 yang diperuntukan untuk beberapa kegiatan pembangunan infrastruktur yang diantaranya untuk rehabilitasi pendopo disalah satu pesarean keramat, dan untuk betonisasi jalan lingkung di Blok Gentong tepatnya di RT.03 RW01 Desa Waruroyom telah mendapat perhatian khusus.
Pasalnya informasi yang dihimpun Jurnalis Harian Pelita News, beberapa kegiatan pembangunan tersebut terkesan asal-asalan, sehingga kualitas maupun hasil yang didapat tidak maksimal seperti yang diharapkan.
Menurut Wardija Kuwu Desa Waruroyom senin 07/11 menjelaskan, untuk tahun anggaran 2022 telah dilaksanakannya berbagai pembangunan infrastruktur wilayah desanya, hal tersebut sesuai dengan rencana kerja Pemerintahan sebeumnya, sehingga dirinya mengaku diawal tahun Desa Waruroyom langsung tancap gas untuk laksanakan pembangunan setelah adanya pencairan anggaran sesuai dari sumber anggaran yang didapatnya.
“tahun 2022 Desa Waruroyom untuk pembangunan infrstruktur Senderan, Pendopo (situs), Beton jalan, Saluran, Karen di bulan empat desa kami langsung bisa melakukan pencairan, karena perangkat yang dulu sudah mengajukan, makanya cepat,”jelasnya.
lebih lanjut, rehabilitasi pendopo (Situs) Wardija sebutkan, kegiatan tersebut bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) tahun 2022 yang digelontokannya, dengan nilai Rp.105 juta, akan tetapi diakuinya banyak bahan material yang masih dimanfaatkannya kembali mengingat material tersebut memiliki nilai sejarah dan seni.
“untuk Situs anggaranya Rp.105 juta itu belum termasuk potongan untuk pajak, kalau untuk bata itu sesuai dengan permintaan warga yang menginginkan tidak untuk diganti, karena alasan nilai seni,”paparnya.
Tak hanya material batu bata yang tidak diganti, bagian atap ruangan pendopo tersebut juga tidak diberikan plafon, pasalnya kembali Wardija sampaikan hal itu disangajanya atas dasar perminta warga.
“untuk plafon juga tidak ada, itu juga warga yang minta,”ujarnya.
Wardija ungkapkan, untuk pembangunan Situs tersebut, belum 100 persen selesai, Dia beberkan pembangunan situs tersebut akan dilanjutkan kembali setelah anggaran DD tahap III tahun 2022 telah cair.
“nanti untuk finisingnya atau 100 persen selesai nunggu tahap berikutnya, yakni di DD III,”bebernya.
Selain itu mengenai pendopo (Situs) yang mendapat perhatian, hasil kegiatan betonisasi jalan lingkungan Blok Gentong RT.03 RW.01 juga dikritiki, namun Wardija menyampaikan pihaknya akan membenahi dan memperbaiki hasil kegiatannya yang diduga kurang maksimal dalam waktu dekat ini.
“jalan tersebut dibangun sekitar bulan lima, itu karena aliran air hujan yang menggerus jalan itu, nanti kami akan perbaiki dalam waktu dekat, sumber anggrannya dari Bantuan Provinsi (Banprov),”sebutnya.
Ketika Wardija disinggung mengenai anggaran untuk Karang Taruna yang diduga kuat belum dibagikan, Dirinya dengan tegas memastikan bahwa anggaran tersebut telah dibagikannya beberapa waktu lalu sesuai dengan pos anggaran.
“untuk anggaran Karang Taruna sudah dibagikan, bahkan untuk LPM, Posyandu, PKK, dan Imam masjid juga dibagikan, kalau dana untuk RT dan RW masih diajukan,”tegasnya.(Sur)















