
Pelita News, Cirebon
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Cirebon menggelar workshop Peer Konseling (22/08/24). Acara tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik (Binadik) Lapas Narkotika Cirebon, David Madya Prasetya Sipahutar. Tujuan diadakannya workshop yaitu untuk membekali warga binaan dengan kemampuan dasar dalam melakukan konseling sesama teman sebaya. Sabtu, 31 Agustus 2024.
Dalam sambutannya, David Madya Prasetya menekankan pentingnya peran peer counselor dalam mendukung rehabilitasi pemasyarakatan. “Peer counseling merupakan upaya untuk membantu teman sebaya dalam menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi melalui mendengarkan secara aktip, “ujarnya.
Sambungnya, Rehabilitasi pemasyarakan sendiri merupakan program rehabilitasi bagi tahanan dan wargabinaan pecandu, penyalahguna dan korban penyalahguna narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) di Unit pelaksana teknis pemasyarakatan. Hal ini termuat dalam pasal 60 ayat 2 poin b UU No 22 tahun 2022 tentang pemasyarakatan, yang kemudian dilaksanakan melalui pelaturan Menteri Hukum dan HAM nomor No.12 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Layanan Rehabilitasi Pemasyarakatan dan Warga Binaan Pemasyarakatan Penyalahguna Narkotika dan Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor. PAS-985.PK.01.06.04 Tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Layanan Rehabilitasi bagi Tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan di UPT Pemasyarakatan.
Sementara, Kepala Lapas Narkotika Cirebon, Ramdani Boy, dalam wawancara menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan workshop ini. “Kami sangat mendukung inisiatif ini karena peer konselor nantinya akan berperan sebagai asisten konselor adiksi dari unsur warga binaan, membantu tugas jabatan konselor adiksi di lapas dalam pelaksanaan rehabilitasi narkotika. Dan Para peserta akan diberikan materi-materi yang komprehensif, termasuk Motivational Interviewing, dasar-dasar konseling, dasar-dasar Therapeutic Community (TC), skrining ASSIST, dan assessment ASI. Dengan pelatihan ini, diharapkan para peer konselor dapat menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi dan memberikan dampak positif bagi rekan-rekan mereka di dalam lapas, “jelasnya.
Adapun pelaksanaan Workshop dihadiri oleh para staf Lapas, konselor adiksi, dan sejumlah warga binaan yang terpilih untuk mengikutinya, dan para peserta terlihat begitu bersemangat mengikuti setiap sesi yang disampaikan oleh para narasumber berpengalaman di bidang rehabilitasi dan konseling.(Red-HR)















