• Advertorial
    • Kontak Kami
    Rabu, Juni 10, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Mengenal Lebih Dekat Saefudin, Barista Tuna Rungu Wicara Kopi Teman Istimewa

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Oktober 30, 2024
    dalam CIAYUMAJAKUNING, EKONOMI & BISNIS, INDRAMAYU
    0 0
    0
    Saef, barista tuna rungu wicara kedai Kopi Teman Istimewa sedang meracik kopi sesuai pesanan pelanggan. Dok/foto saprorudin
    0
    BERBAGI
    59
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter
    Saef, barista tuna rungu wicara kedai Kopi Teman Istimewa sedang meracik kopi sesuai pesanan pelanggan. Dok/foto saprorudin
    Saef, barista tuna rungu wicara kedai Kopi Teman Istimewa sedang meracik kopi sesuai pesanan pelanggan. Dok/foto saprorudin

    Pelita News I Indramayu – Profesi sebagai barista belakangan banyak diminati para pencari kerja seiring menjamurnya kedai/kafe diberbagai sudut kota Indramayu, tak terkecuali Saefudin. Pria yang ditakdirkan lahir tuna rungu wicara sejak lahir ini sudah menjadi barista di kedai Kopi Teman Istimewa di Jalan Istiqomah Nomor 19, Kelurahan Lemah Mekar, Kecamatan/Kabupaten Indramayu sekira 1,3 tahun.

    Lulusan SMA SLB Mutiara Hati Indramayu tahun 2019 ini, memilih menjadi barista sejak keluar dari tempat kerja sebelumnya di sala satu minimarket di Cirebon. Ia bekerja di kedai Kopi Teman Istimewa berkat ajakan guru-gurunya di sekolah tempat dirinya menimba ilmu yang sejak 1 November 2023 menjadi sekolah negeri.

    Tawaran itu langsung disambut gembira Saef, karena keinginannya yang kuat untuk bekerja guna menopang kebutuhan hidup keluarganya. Sejak ayahnya meninggal, anak kedua dari tiga bersaudara ini menjadi tulang punggung keluarga. Ibunya yang dulu ikut bekerja sebagai buruh tani, kini sakit ditambah kakaknya yang kondisi fisiknya sama dengan Saef juga jatuh sakit. Sementara adik bungsunya yang dilahirkan normal kini bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri.

    Saef (29), tidak serta merta menjadi peracik kopi, namun diawali dari nol. Saef diikutsertakan dalam program pelatihan pembuatan kopi yang diinisiasi PT. Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit VI Balongan. Suport Unit VI Balongan tidak saja dalam pelatihan menjadi barista dengan mendatangkan ahli namun semua hal. Dari mulai peralatan untuk mempermudah temen-temen istimewa, studi banding dan lainnya.

    “Saefudin (Saef), sudah bekerja dari awal berdirinya Teman Istimewa. Dimulai dari pelatihan yang difasilitasi Unit VI Balongan hingga saat ini. Dia sudah piawai meracik kopi sesuai pesanan pelanggan,” kata pendamping Teman Istimewa, Sespri Mualana (33), Rabu (30/10/2024).

    Pemilik lokasi kedai ini menjelaskan, Saef, domisilinya di wilayah Kecamatan Cikedung. Jarak tempuh dari Cikedung ke Kota Indramayu sekira 20 km. Meski jaraknya jauh, dia selalu pergi pulang (PP) menggunakan kendaraan roda dua. Hal itu, sambungnya, selain membagi waktu untuk mengurusi ibu dan kakaknya yang sakit juga mata Saef ada kelainan. Pandangannya kabur kalau pulang malam. Sehingga saat bekerja dia memilih shift siang dan pulang jam 16.00.

    “Saef benar-benar menjadi tulang punggung keluarga. Gaji yang dia terima selain untuk menutupi biaya hidup keluarganya juga ditabung,” jelasnya.

    Yang bekerja di Kedai Kopi Teman Istimewa, lanjutnya, ada delapang orang. Enam perempuan dan dua laki-laki. Dari kedelapan pekerja itu semuanya tuna rungu wicara. Secara umum mereka disebut sebagai penyandang disabilitas, namun karena dirasa masih kasar, teman-teman Pertamina menyebutnya temas istimewa dan dalam keseharian di kedai disebutnya teman tuli.

    “Dalam berkomunikasi, mereka menggunakan bahasa isyarat sesuai alphabet Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo). Mereka ramah dan selalu tersenyum kepada setiap pelanggan,” ucapnya.

    “Terima kasih kepada teman-teman media karena sering publish tempat ini, sehingga orang umum setidaknya sudah mulai belajar bahasa isyarat, jadi saat datang kesini sudah tidak kaget,” tambahnya.

    Plh. Kepala SLB Negeri Mutiara Hati Indramayu, Atin Nurhayatin membenarkan terhitung sejak 1 November 2023, lembaga pendidikan yang dipimpinnya menjadi sekolah negeri. Saat ini jumlah siswanya ada 74 anak dengan jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP dan SMA.

    Semua siswanya berkebutuhan khusus, ada tuna rungu, tuna wicara, liberosis dan tuna grahita. Yang banyak tuna rungu wicara dan tuna grahita.

    “Lulusan sudah banyak bekerja di berbagai kota seperti Cirebon, Bandung termasuk di Kedai Kopi Teman Istimewa. Saef lulus tahun 2019 merupakan lulusan pertama. Alhamdulillah lulusan SLBN Mutiara Hati khsusnya tuna rungu wicara sudah banyak yang bekerja,” ucapnya.

    Atin mengaku menjadi Mitra Binaan PT. KPI Unit VI Balongan sejak tahun 2017. Awalnya para siswa diberi pelatihan membuat jamur tiram di Kompleks Wisma Jati. Belakangan karena trend penikmat kopi meningkat dan melalui program corporate social responsibility (CSR) Pertamina mengadakan pelatihan meracik kopi.

    “Mereka dilatih memjadi barista oleh tenaga ahli yang didatangkan oleh Unit VI Balongan,” sebutnya.

    Unit VI, kata dia, sangat membantu dalam rangka meningkatkan keterampilan siswa dan para alumni, sehingga lulusannya sudah banyak yang bekerja. Mereka (alumni) diberikan wadah oleh Pertamina untuk bekerja.

    “Kalau mereka sudah bisa menjadi barista ahli diharapkan bisa mandiri dengan membuka cafe sendiri,” harapnya.

    Atin Nurhayatin mengucapkan syukur alhamdulillah karena sudah difasiliti oleh CSR Unit VI Balongan namun kedepan diharapkan tidak saja anak tuna rungu wicara, juga untuk anak tuna grahita, autis pun difasilitasi juga.

    Officer I CSR and SMEEP PT KPI Unit VI Balongan, Andomedo Cahyo Purnomo, mengatakan, berawal beberapa tahun lalu, pihaknya melakukan pelatihan vokasi non akademis dengan melibatkan peserta didik SLB Mutiara Hati Indramayu sejak masih menjadi siswa hingga alumni. Dari pelatihan itu, pihaknya mencoba menerapkan beberapa meteri pelatihan sala satunya terkait pembuatan kopi.

    Ia mengaku, ketertarikan mereka luar biasa, sehingga di jaring ada beberapa teman istimewa tuna rungu wicara karena kebetulan siswa SLB tersebut lebih banyak disabilitas tersebut. Dan dimulai menginisiasi program kopi teman istimewa.

    “Dengan Kopi Teman Istimewa kita ingin membentuk sebuah ruang inklusi, dimana ada komunikasi dua arah antara temen-temen istimewa (temen dengar) dengan konsumen orang umum. Alasannya, karena saat ngopi nongkrongnya lama sehingga saat itu ada kesempatan untuk berkomunikasi. Kita juga siapkan visual manajemen terkait Bisindo. Bahasa isyarat dengan dua tangan ini antara temen tuli dan non tuli lebih mudah untuk belajar,” jelas Edo sapaan akrabnya.

    Selain dari menjadi barista juga ada workshop, seperti kerajinan pemanfaatan limbah plastik jadi produk kreatif, jadi temen-temen juga bisa belajar hal lainnya selain kopi.

    “Keberadaan kedai Kopi Teman Istimewa diolah menjadi tempat berkumpulnya para komunitas tuli seperti Gerkatin Indramayu. Dan keberadaannya mendorong beberapa komunitas tuli dari luar daerah seperti Cirebon, Cikarang, Sumedang dan lainnya beberapa kali berkunjung ke sini. Ya seperti studi banding. Mereka berkunjung bagaimana ada ruang inklusi bagi mereka di sini. Mereka juga mungkin mempunyai harapan yang sama sehingga di tempatnya ada hal serupa,” ucapnya.

    Yang pasti kata Edo, perusahaan mendorong adanya ruang inklusi bagaimana masyarakat pada umumnya bisa melihat diluar keterbatasan mereka ada kelebihan.

    Kedepan, tambahnya, tidak saja tuna rungu wicara yang difasilitasi namun tidak menutup kemungkinan tuna grahita dan autis juga akan difasilitasi.@ safaro

    Tags: CiayumajakuningEkonomi dan BisnisIndramayu
    Sebelumnya

    Dapat Suplay Air Bersih, Kuwu H. Amirrudin Apresiasi Dan Ucapan Terima Kasih

    Berikutnya

    Polres Indramayu Ringkus 9 Maling Motor, 5 Diantaranya Residivis

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Polres Indramayu Ringkus 9 Maling Motor, 5 Diantaranya Residivis

    Polres Indramayu Ringkus 9 Maling Motor, 5 Diantaranya Residivis

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Mei 21, 2026
    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Mei 19, 2026
    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Mei 21, 2026
    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Mei 22, 2026
    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    Juni 10, 2026
    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Juni 10, 2026
    Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

    Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

    Juni 10, 2026
    Kecam Intervensi SPPG Panongan: Jangan Bungkam Kebebasan Pers

    Kecam Intervensi SPPG Panongan: Jangan Bungkam Kebebasan Pers

    Juni 10, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Mitra SPPG Panongan Akui IPAL Masih Proses, Tolak Peliputan: Yang Penting Sudah Laporan ke BGN

      Mitra SPPG Panongan Akui IPAL Masih Proses, Tolak Peliputan: Yang Penting Sudah Laporan ke BGN

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SMAN 1 Jamblang Rilis Tahapan SPMB Jabar 2026: Transparan, Objektif, dan Akuntabel

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,432)
    • EKONOMI & BISNIS (312)
    • INDRAMAYU (5,284)
    • INFORMASI (563)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (5,970)
    • KESEHATAN (80)
    • KOTA CIREBON (1,045)
    • KUNINGAN (132)
    • MAJALENGKA (62)
    • NASIONAL (630)
    • OLAHRAGA (42)
    • PEMERINTAH DAERAH (723)
    • TEKNOLOGI (90)
    • Uncategorized (494)

    Berita Terbaru

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    Juni 10, 2026
    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Juni 10, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk