Pelita News | Lemahabang – Sebelumnya dikabarkan, sebuah rumah tinggal yang juga sekaligus difungsikan sebagai gudang gas LPG di Blok Karang Anyar, RT 05/RW 02, Desa Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon dilahap si jago merah, pada Selasa (23/6/2026) dini hari. Dugaan sementara, api dipicu kelalaian pemilik yang lupa mematikan kompor.
Pasca kebakaran, Kapolsek Lemahabang Kompol Yuliana SAB, M.Si didampingi Kanit Reskrim Iptu Sri Muryanti, SH beserta jajaran anggota langsung menyambangi rumah warga yang ludes terbakar sekaligus menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa yang terjadi.
Kehadiran Kapolsek di lokasi juga memastikan kondisi TKP sudah steril dan aman dari potensi bahaya lanjutan akibat sisa kebakaran. Selasa (23/6/2026).
“Kami dari jajaran Polsek Lemahabang hadir sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Polri kepada warga korban terdampak. Kami juga berharap tidak ada lagi korban dengan kejadian yang serupa di wilayah Polsek Lemahabang,“ tuturnya.
Ia juga menghimbau kepada seluruh warga untuk lebih berhati-hati dan jangan lalai mematikan kompor gas. Kewaspadaan dan kehati-hatian saat memasak menggunakan kompor gas adalah kunci keselamatan bersama.
“Ini jadi pelajaran bagi kita semua. Pastikan kompor benar-benar mati sebelum tidur atau saat hendak meninggalkan rumah. Kehati-hatian kecil bisa mencegah kerugian dan bahaya besar,” ujar Yulie.
Berdasarkan keterangan awal Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, insiden pertama kali dilaporkan pemilik rumah sekaligus korban, Taryudi, pukul 01.00 WIB. Petugas Damkar bergerak cepat dan tiba di lokasi dalam 5 menit.
“Menurut informasi warga dan keterangan pemilik rumah, api diduga berasal dari kompor yang sedang digunakan untuk memasak air namun lupa dimatikan,” kata Kepala Bidang Pemadaman, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana (PPSP) Damkar Cirebon, Eno Sujana.
Setelah menerima laporan, Regu 2 Damkar Sektor Lemahabang langsung meluncur ke lokasi. Mengingat objek terbakar berdekatan dengan material sensitif berupa gudang gas LPG, bantuan tambahan dikerahkan dari Regu 2 Sektor Pangenan dan Regu 2 Sektor Cikulak.
Petugas di lapangan juga berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik guna mengantisipasi korsleting. Api berhasil dipadamkan pukul 03.06 WIB, dilanjutkan pendinginan hingga pukul 03.30 WIB agar tidak ada titik api tersisa.
Kebakaran menghanguskan hampir seluruh bangunan. Kerugian materil ditaksir Rp250.000.000 akibat rumah tinggal beserta isi gudang gas LPG ludes terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun 1 orang dilaporkan mengalami luka ringan dan langsung mendapat penanganan.
Tim yang terlibat pemadaman terdiri dari Damkar Sektor Lemahabang, Pangenan, Cikulak, petugas PLN, aparat Desa Cipeujeuh Wetan, anggota Polsek Lemahabang, serta warga setempat.
Damkar Cirebon kembali mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kompor dan alat elektronik dalam kondisi aman sebelum ditinggal tidur atau bepergian. @Ries














