Kabupaten Cirebon, PN
Ditengah covid-19 yang masih pandemi masih banyak diduga masyarakat termasuk juga pelayan publik yang mengabaikan protokol kesehatan dalam pencegahan covid-19 utamanya pemakaian masker.
Hal tersebut terangkum dari hasil pantauan dan penglihatan langsung dilapangan wartawan Harian Pelita News baik dijalan raya, pengendara roda dua maupun roda empat, pejalan kaki, penumpang kendaraan diangkot dan sebagainya, tempat tempat keramaian misalnya pasar baik tradisional maupun modern, fasilitas umum bahkan dilingkungan masyarakat termasuk juga dikantor pelayanan publik misalnya disatuan pendidikan, kantor desa dan kecamatan serta yang lainnya padahal saat ini masih dalam kondisi wabah pandemi covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) skala mikro.
” Rata – rata memang masih banyak yang tidak bermasker, alasannya macam – macam, seharusnya satgas penanganan covid-19 baik tingkat Kabupaten Cirebon, tingkat Kecamatan dan juga tingkat desa serta kelurahan melakukan dan melaksanakan sosialiasi sekaligus pengawasan lebih insten, aktif dan masif lagi serta tegas agar tren kasus positif tidak merangkak naik ” kata Awandi pada Wartawan Harian Pelita News, jum’at ( 28/5/21 )
Satgas penanganan covid-19 Kabupaten Cirebon, satgas penanganan covid-19 masing masing kecamatan dan desa – desa serta kelurahan harus tetap mengingatkan masyarakat untuk mematuhi dan mentaati penerapan kedisiplinan protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan atau keramaian serta membatasi mobilitas atau interaksi, karena ketentuannya seperti itu ” kita harus terus ingatkan dan mendorong masyarakat termasuk para pelayan publik agar disiplin menerapkan protokol kesehatan covid-19 ” tegasnya.
Fenomena dimasyarakat termasuk juga dikantor pelayanan publik masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan terutama memakai masker dalam menjalankan aktivitas sehari hari ” beragam alasan yang disampaikan masyarakat maupun pelayan publik sehingga masih banyak yang tidak bermasker namun apapun alasannya satgas penanganan covid-19 harus tetap mendorong masyarakat dan para pelayan publik untuk mematuhi protokol kesehatan ” tutur Awandi.
Masih banyaknya masyarakat yang tidak mematuhi dan mentaati protokol kesehatan covid-19 akan membuat semua pihak khawatir oleh karena itu harus diambil langkah dan kebijakan serius dan konkret dan masif agar kasus covid-19 tidak bertambah ” semua pihak termasuk masyarakat memiliki peran penting dalam rangka memutus mata rantai penyebaran dan penularan virus covid-19, penuntasan penanganan covid-19 tidak akan berhasil tanpa peran serta kita semua termasuk masyarakat ” tandasnya.
Mudah mudahan dengan mendorong dan mengajak masyarakat termasuk pelayan publik untuk bisa disiplin dalam penerapan protokol kesehatan covid-19 salah satunya dengan pemakaian masker bisa mewujudkan Kabupaten Cirebon terbebas dari covid-19, pungkas Awandi. ( Nurzaman )















