Pelita News | Cirebon Timur – Miris, seiring waktu kondisi alun – alun Lemahabang terlihat kumuh dan memprihatinkan. Seharusnya ruang publik dan area bermain ramah anak ini dapat memberikan kenyamanan, namun kesan tersebut sangat jauh berbalik dengan semrawutnya para pedagang lapak yang tidak tertata dengan baik. Praktis, banyak warga masyarakat yang kini mengeluhkan ketidak nyamanan saat bermain di alun – alun, banyak sampah berserakan dan tingginya rumput ilalang yang tumbuh subur.
Salah seorang warga, Agus sangat menyayangkan kondisi kumuh dan semrawutnya alun – alun Lemahabang yang merupakan aset Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon tersebut terkesan kurang diperhatikan dan minim pemeliharaan. Selain kotor dan banyaknya rumput yang tumbuh subur, fasilitas sarana bermain anak pun mulai terlihat lapuk dan rusak.
“Alun – alun ini sudah sangat tidak nyaman untuk bermain atau bersantai bersama keluarga, semoga pemerintah segera melakukan perbaikan atau pemeliharaan sekaligus menyediakan fasilitas bermain anak yang lebih baik. Selain itu, penataan lapak pedagang pun perlu di atur kembali agar tidak semrawut seperti saat ini,“ tuturnya.
Hal senada di sampaikan Dewi, dirinya sering mengajak anaknya bermain di alun – alun di waktu sore atau malam hari. Dengan kondisi alun – alun yang sudah terasa kurang nyaman, dirinya berharap pemerintah untuk dapat segera memperbaiki dan memelihara kawasan alun – alun agar lebih tertata dengan baik.
“Alun – alun ini kan ruang bermain terbuka yang dekat dengan rumah, bahkan saya sering membawa anak bermain disini. Tapi sayang sarana bermain anaknya sudah mulai pada rusak. Semoga pemerintah melihat kondisi ini dan segera memperbaiki atau menata kembali kawasan alun – alun yang menjadi tempat bermain warga Kecamatan Lemahabang,“ ujarnya saat berbincang di area alun – alun Lemahabang, Senin (3/3). @Ries















