IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Sabtu, November 7, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Kulanun–Mangga Diluncurkan, Dedi Mulyadi Tegaskan Budaya Jadi Fondasi Kuat Pembangunan Kabupaten Cirebon

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    April 22, 2026
    dalam CIAYUMAJAKUNING, INFORMASI, KABUPATEN CIREBON, PEMERINTAH DAERAH
    0 0
    0
    Kulanun–Mangga Diluncurkan, Dedi Mulyadi Tegaskan Budaya Jadi Fondasi Kuat Pembangunan Kabupaten Cirebon
    0
    BERBAGI
    20
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Cirebonkab | Pelita News – Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya menjadikan budaya sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal ini mengemuka dalam peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon yang ditandai dengan peluncuran salam khas “Kulanun–Mangga”.

    Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya menekankan bahwa kekuatan Cirebon terletak pada warisan sejarah yang masih terjaga dan hidup di tengah masyarakat hingga saat ini.

     

    Ia menilai, perjalanan Cirebon merupakan kesinambungan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan yang harus dirangkai dalam kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.

     

    “Keunggulan dari Cirebon adalah seluruh peninggalannya ada, kasat mata nyata dan terlihat. Kita masih ada bangunan-bangunan kesultanan dengan para pewarisnya. Dengan satu catatan, hentikan konflik agar kita bisa meraihkan masa depan,” tegasnya saat menyampaikan sambutan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Cirebon, Kamis (2/4/2026).

     

    Menurut Dedi, identitas budaya Cirebon masih sangat kuat, mulai dari bahasa, tradisi, hingga kuliner. Karena itu, ia mendorong agar pembangunan citra daerah (branding) dibangun dari kesadaran bersama masyarakat.

     

    “Kita masih ada bahasanya, masih ada taniknya, masih ada makanannya, masih ada nilai acara. Sehingga apa yang harus dibranding oleh kita bersama adalah membangun kesadaran kolektivitas,” katanya.

     

    Ia juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai prioritas utama, serta mendorong penguatan industrialisasi yang berbasis kebersamaan.

     

    “Bagaimana makanya satu pendidikan harus segera menjadi prioritas utama, mendorong orang untuk bersekolah, mendorong agar terjadi kolektivitas dengan industrialisasi,” ujarnya.

     

    Selain itu, Dedi menyoroti pentingnya penataan identitas ruang dan arsitektur daerah yang mencerminkan karakter lokal Cirebon, serta pembangunan yang berbasis pada prinsip ekologi.

     

    “Arsitektur untuk dikembalikan semuanya menjadi arsitektur Kacirebonan, kemudian yang berikutnya adalah menata pembangunan agar memiliki basis ekologi,” ungkapnya.

     

    Dalam perspektif budaya, ia juga menyinggung warisan Sunan Gunung Jati sebagai fondasi nilai yang relevan untuk masa depan.

     

    “Yang ingin saya letakkan adalah mewariskan nilai-nilai di masa lalu agar menjadi rebranding masa depan. Maka peradaban utama adalah peradaban Gunung Jati,” katanya.

     

    Ia menjelaskan, peradaban tersebut tercermin dalam dua unsur utama, yakni budaya kayu yang melahirkan seni ukir, serta budaya daun yang melahirkan kekayaan kuliner bercita rasa tinggi.

     

    Lebih lanjut, Dedi menilai Cirebon memiliki keunggulan sebagai wilayah dengan karakter Islam yang terbuka dan menyatu dengan budaya.

     

    “Cirebon adalah wilayah Islam pluralis. Islam dan kebudayaan di sini menjadi satu kesatuan, bukan dipertentangkan,” ujarnya.

     

    Menurutnya, harmoni antara budayawan dan ulama merupakan modal penting dalam mendorong kemajuan daerah jika dikelola dengan baik.

     

    Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron, menyampaikan bahwa peluncuran salam “Kulanun–Mangga” menjadi simbol identitas daerah yang mencerminkan nilai nasional, religius, serta kearifan lokal.

     

    “Ini kan menilai ciri khasan… nanti nasionalnya, kebersahabatannya, keagamahannya, dan juga kedaerahannya juga,” ujarnya.

     

    Ia berharap momentum Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan terhadap perjuangan para pendahulu.

     

    “Agar kita mengetahui masyarakat, para pejabat, bahwa Cirebon berdiri itu ada sesepuh kita, pendahulu kita yang berjuang. Maka kami sebagai pejabat dan tentunya masyarakat… ayo kita meniru perjuangan mereka untuk kemaslahatan masyarakat,” katanya.

     

    Imron juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan mengembangkan budaya sebagai identitas utama Cirebon.

     

    “Karena Pak Gubernur senang berada di budaya, bahkan kami di Kabupaten Cirebon salah satunya adalah daerah yang menjunjung nilai-nilai kebudayaan,” pungkasnya.@Sur

    Tags: CiayumajakuningInformasiKabupaten CirebonPemerintah Daerah
    Sebelumnya

    Napak Tilas Hari Jadi ke-544, Pemkab Cirebon Teguhkan Nilai Sejarah dan Pembangunan

    Berikutnya

    Musrenbang RKPD 2027, Bupati Cirebon Tekankan Infrastruktur dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Musrenbang RKPD 2027, Bupati Cirebon Tekankan Infrastruktur dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

    Musrenbang RKPD 2027, Bupati Cirebon Tekankan Infrastruktur dan Penguatan Ekonomi Masyarakat

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Oktober 15, 2026
    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Oktober 24, 2026

    Diduga (F) Direktur PT Borneo Belum Bayar Upah Pekerja dan Pembelian Bahan Material 

    Oktober 8, 2026
    Garam Cirebon Punya Potensi Besar, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Akses Pembiayaan

    Garam Cirebon Punya Potensi Besar, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Akses Pembiayaan

    Oktober 8, 2026
    Sudah Ditegur Sejak September, 85 Bangunan Liar di Kanci-Sindanglaut Kini Terima Teguran Kedua

    Sudah Ditegur Sejak September, 85 Bangunan Liar di Kanci-Sindanglaut Kini Terima Teguran Kedua

    November 7, 2026
    Masuk Tahun Ketiga, Renovasi Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Kaligawe Wetan Terus Berlanjut

    Masuk Tahun Ketiga, Renovasi Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Kaligawe Wetan Terus Berlanjut

    November 6, 2026
    Sound Horeg di Kecamatan Losari Dikhawatirkan Menimbulkan Keresahan Di Kalangan Masyarakat

    Sound Horeg di Kecamatan Losari Dikhawatirkan Menimbulkan Keresahan Di Kalangan Masyarakat

    November 5, 2026
    Antisipasi Begal dan Geng Motor, Polsek Haurgeulis Tingkatkan Patroli

    Antisipasi Begal dan Geng Motor, Polsek Haurgeulis Tingkatkan Patroli

    November 5, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • BEI Gelar CMSE 2026, Ajak Masyarakat Kenali Beragam Produk Investasi Pasar Modal

      BEI Gelar CMSE 2026, Ajak Masyarakat Kenali Beragam Produk Investasi Pasar Modal

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Sound Horeg di Kecamatan Losari Dikhawatirkan Menimbulkan Keresahan Di Kalangan Masyarakat

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Masuk Tahun Ketiga, Renovasi Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Kaligawe Wetan Terus Berlanjut

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • BPD Ciawijapura Fiktif?! Tanda Tangan Warga Dipalsukan?! Aduan Warga Masuk Tahap Penyelidikan Unit Harda Polresta Cirebon 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Potret Capaian Kinerja, 14 Kepala SD Negeri Se-Kecamatan Susukanlebak Jalani PKKS Tahun 2026

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,226)
    • EKONOMI & BISNIS (345)
    • INDRAMAYU (5,614)
    • INFORMASI (608)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,412)
    • KESEHATAN (87)
    • KOTA CIREBON (1,107)
    • KUNINGAN (157)
    • MAJALENGKA (83)
    • NASIONAL (673)
    • OLAHRAGA (49)
    • PEMERINTAH DAERAH (796)
    • TEKNOLOGI (114)
    • Uncategorized (1,068)

    Berita Terbaru

    Sudah Ditegur Sejak September, 85 Bangunan Liar di Kanci-Sindanglaut Kini Terima Teguran Kedua

    Sudah Ditegur Sejak September, 85 Bangunan Liar di Kanci-Sindanglaut Kini Terima Teguran Kedua

    November 7, 2026
    Masuk Tahun Ketiga, Renovasi Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Kaligawe Wetan Terus Berlanjut

    Masuk Tahun Ketiga, Renovasi Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Kaligawe Wetan Terus Berlanjut

    November 6, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk