Pelita News I Indramayu – S (23 tahun), kini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit umum Indramayu. Kondisinya masih lemah mengalami luka bakar serius, terutama di bagian wajah, leher, kedua lengan, dan dadanya. Korban mengalami pingsan setelah disiram bensin lalu dibakar hidup-hidup oleh suami sirihnya R (28 tahun).
“Meski korban sudah sadar dan masih dalam perawatan di RSUD namun kondisinya masih lemah,” ujar Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Hillal Adi Imawan, belum lama ini.
Sementara, pelaku yang juga suami korban sudah diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian oleh polisi. R sendiri diringkus di rumahnya di Desa Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis, Indramayu pada Selasa (11/3/2025).
“Untuk lokasi penyiraman bensin dan pembakaran korban ini terjadi di rumah kakak kandung korban di Desa Gantar, Kecamatan Gantar pada Senin (10/3/2025) malam sekitar pukul 23.30 WIB,” terangnya.
Dia juga menyampaikan, saat dilakukan interogasi, R mengakui semua perbuatannya bahkan mengaku bersalah dan menyesal. Sedangkan motif pelaku tega membakar istri sirinya itu lantaran termakan api cemburu dan sakit hati karena menduga istrinya itu selingkuh dengan laki-laki lain. Persoalan ini membuat rumah tangga keduanya sering terlibat cekcok. Korban pun kemudian pergi dari rumah dan tinggal di kakak kandungnya.
Puncaknya, pelaku mendapati istrinya tengah bersama laki-laki lain dan sedang berada di Alun-alun Haurgeulis.
Sementara, istri pelaku sendiri mengakui soal hubungannya dengan laki-laki tersebut. Bahkan dalam percakapannya di telepon, istrinya mengabari selingkuhannya akan main ke rumah nanti malam.
“Mendengar kabar itu, emosi pelaku memuncak hingga nekat membakar istrinya tersebut. Pelaku mengaku bersalah serta menyesali perbuatannya,” pungkas Hillal. @safaro















