• Advertorial
    • Kontak Kami
    Minggu, Mei 10, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Komunitas Pedagang Losari Kidul : Kami Tidak Menjarah, Kami Ambil Aset Pribadi Sebelum Ada Yang Menjarah

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Maret 21, 2021
    dalam CIAYUMAJAKUNING, EKONOMI & BISNIS, INFORMASI, KABUPATEN CIREBON, NASIONAL, PEMERINTAH DAERAH
    0 0
    0
    Komunitas Pedagang Losari Kidul : Kami Tidak Menjarah, Kami Ambil Aset Pribadi Sebelum Ada Yang Menjarah
    0
    BERBAGI
    140
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Kab. Cirebon, PN

    Atas adanya pernyataan Kuwu Losari Kidul, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Ghafar Ismail yang menyatakan telah terjadinya penjarahan atau pencurian aset milik desa berupa Rolling door bekas bangunan pasar hingga berdampak kerugian bagi pihak Pemdes hingga sebesar Rp 20 Juta, kini berbuntut dan menuai kritik keras khususnya dari kalangan Komunitas Pedagang Losari Kidul (KPLK). Diberitakan sebelumnya, Kuwu Ghafar mengatakan pihaknya harus mengembalikan uang lelang sebesar Rp 20 Juta dari nilai lelang yang sebelumnya mencapai Rp 40 Juta, hal tersebut dikarenakan nilai atau jumlah aset material bangunan bekas pasar saat dilakukan pembongkaran oleh pihak Pelelang berkurang atau tidak sesuai akibat terjadinya penjarahan atau pencurian.

    Dalam keterangannya, salah seorang pedagang pakaian yang tergabung dalam Komunitas Pedagang Losari Kidul (KPLK), Ulfa menyinggung dan menyatakan tegas bahwa pernyataan Kuwu Ghafar adanya penjarahan atau pencurian adalah tidak benar dan sangat salah. Karena menurutnya, Rolling door yang sudah mengalami pergantian berkali-kali murni dari uang pribadinya dan bukan uang dari Pemdes. Puncaknya, pada saat pedagang menerima surat pengosongan pasar, secara inisiatif dirinya pun langsung mengamankan atau mengambil Rolling door yang merupakan hak miliknya tersebut. Ulfa yang berjualan di depan dekat jalan trotoar pun mengakui jika bangunan kiosnya tersebut berdiri atau dibangun oleh uangnya sendiri dengan ukuran 2 M x 2 M, sedangkan Pemdes hanya menyediakan lahannya saja karena memang lahan tersebut saat itu kosong. ”Jadi kalo kami dibilang menjarah atau mencuri sangatlah tidak manusiawi dan kami sangat tidak setuju dengan pernyataan Kuwu tersebut,” tegasnya.

    Hal senada disampaikan juga oleh pedagang perabot, Tambah dan Yayah, dirinya sangat tidak terima atas pernyataan menjarah yang dilontarkan oleh seorang Kuwu. Menurutnya, terkait rolling door yang sudah rusak berkali-kali konon telah diganti berkali-kali pula oleh para pedagang dengan uang pribadi. Untuk itu, secara hak atas Rolling door itu tentunya milik pribadi para pedagang. ”Kalo menjarah itu punya orang, dan ketika yang diambil adalah milik sendiri ya bukan menjarah. Kami menyayangkan atas pernyataan seorang figur Kuwu,” ujarnya.

    Seperti yang pernah disampaikan Pedagang Sembako, Hj. Kibtiyah, terkait Rolling door yang di ambil dan dibongkar sendiri oleh beberapa pedagang lebih dikarenakan aset tersebut bukan merupakan aset milik Pemdes. Hal itu karena selama Rolling door kios mengalami kerusakan berkali-kali, dibeli pun dari uang pribadi para pedagang. Jadi, secara inisiatif bentuk rasa kecewa dan terdesak harus segera mengosongkan pasar, akhirnya Rolling door pun dibongkar secara pribadi. ”Kami semua bukan menjarah, justru kami berfikir Rolling door hasil beli sendiri harus segera diamankan sebelum ada pihak lain yang menjarah. Harusnya juga dari pihak Pemdes ada sosialisasi terlebih dahulu terkait aset bangunan agar tidak terjadinya kesalah pahaman. Jujur kami pun sempat bertengkar dengan panitia terkait pembongkaran Rolling door, karena aset milik saya ya saya bongkar,” ungkapnya.

    Diwaktu bersamaan, Pedagang Snack Ciki, Wulan Sari dan pedagang lainnya, Tari turut mengatakan, dirinya mengaku membeli 2 (dua) kios tanpa adanya Rolling door. Untuk itu, keberadaan Rolling door di dua kiosnya merupakan murni hasil membeli sendiri sebesar Rp 4 Juta, sedangkan Tari dapat membelinya sebesar Rp 2 Juta. ”Saya jelas sangat kecewa atas adanya pernyataan penjarahan, karena ini murni punya saya dan hak saya. Bukan milik aset Pemdes. Harusnya Pemdes lebih dulu menginventarisir dengan melakukan musyawarah terlebih dahulu dengan pedagang, mana aset desa dan mana aset Pemdes,” kesalnya. (ries)

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Untuk Penuhi Kebutuhan Darah PMI Indramayu lakukan Pelayanan 24 jam

    Berikutnya

    Begini Jadwal Vaksinasi Tahap 1 Kecamatan Susukanlebak

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Begini Jadwal Vaksinasi Tahap 1 Kecamatan Susukanlebak

    Begini Jadwal Vaksinasi Tahap 1 Kecamatan Susukanlebak

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Lulus 100%: 175 Siswa SMK Bina Warga Lemahabang Dilepas, Bawa Pesan “Gigih, Kuat, Pantang Menyerah” Menuju Dunia Kerja

    Lulus 100%: 175 Siswa SMK Bina Warga Lemahabang Dilepas, Bawa Pesan “Gigih, Kuat, Pantang Menyerah” Menuju Dunia Kerja

    Mei 5, 2026
    Kang Suharso Pimpin Konsolidasi: 35 PAC PARINDRA Kab. Cirebon Terbentuk

    Kang Suharso Pimpin Konsolidasi: 35 PAC PARINDRA Kab. Cirebon Terbentuk

    Mei 2, 2026
    565 Siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang Terima SKL, Sekolah Gelar Seminar Yamaha & Layanan Gratis untuk Masyarakat

    565 Siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang Terima SKL, Sekolah Gelar Seminar Yamaha & Layanan Gratis untuk Masyarakat

    Mei 4, 2026
    Kado Hardiknas: Borong 4 Piala, SMA Negeri 1 Karangwareng Juara 3 Umum FLS3N Kabupaten Cirebon 2026

    Kado Hardiknas: Borong 4 Piala, SMA Negeri 1 Karangwareng Juara 3 Umum FLS3N Kabupaten Cirebon 2026

    Mei 3, 2026
    Peninggalan Belanda Berusia Ratusan Tahun, Warga Desak Jembatan Talang Gantung Blender Dibangun Ulang

    Peninggalan Belanda Berusia Ratusan Tahun, Warga Desak Jembatan Talang Gantung Blender Dibangun Ulang

    Mei 9, 2026
    Alip Agus Taptiana Didukung 8 Organisasi Pimpin KNPI Greged, ASPECS: Siap Kolaborasi Untuk Cirebon Selatan

    Alip Agus Taptiana Didukung 8 Organisasi Pimpin KNPI Greged, ASPECS: Siap Kolaborasi Untuk Cirebon Selatan

    Mei 9, 2026
    Pelepasan Ratusan Siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang Diwarnai Ekspresi & Kreativitas

    Pelepasan Ratusan Siswa SMK Muhammadiyah Lemahabang Diwarnai Ekspresi & Kreativitas

    Mei 9, 2026
    Proyek Jalan Akses TPAS Kubangdeleg Rp1,96 M: CV Jombang Karya Pastikan Sesuai Spesifikasi, Utamakan Keselamatan Kerja & Lingkungan

    Proyek Jalan Akses TPAS Kubangdeleg Rp1,96 M: CV Jombang Karya Pastikan Sesuai Spesifikasi, Utamakan Keselamatan Kerja & Lingkungan

    Mei 8, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Alip Agus Taptiana Didukung 8 Organisasi Pimpin KNPI Greged, ASPECS: Siap Kolaborasi Untuk Cirebon Selatan

      Alip Agus Taptiana Didukung 8 Organisasi Pimpin KNPI Greged, ASPECS: Siap Kolaborasi Untuk Cirebon Selatan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Proyek Jalan Akses TPAS Kubangdeleg Rp1,96 M: CV Jombang Karya Pastikan Sesuai Spesifikasi, Utamakan Keselamatan Kerja & Lingkungan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Peninggalan Belanda Berusia Ratusan Tahun, Warga Desak Jembatan Talang Gantung Blender Dibangun Ulang

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pemdes Tenjomaya Bagikan Takjil, Warga Antusias Sambut Bulan Suci Ramadan

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Lulus 100%: 175 Siswa SMK Bina Warga Lemahabang Dilepas, Bawa Pesan “Gigih, Kuat, Pantang Menyerah” Menuju Dunia Kerja

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,301)
    • EKONOMI & BISNIS (310)
    • INDRAMAYU (5,237)
    • INFORMASI (555)
    • Jawa Tengah (408)
    • KABUPATEN CIREBON (5,892)
    • KESEHATAN (77)
    • KOTA CIREBON (1,039)
    • KUNINGAN (130)
    • MAJALENGKA (61)
    • NASIONAL (628)
    • OLAHRAGA (41)
    • PEMERINTAH DAERAH (711)
    • TEKNOLOGI (88)
    • Uncategorized (405)

    Berita Terbaru

    Peninggalan Belanda Berusia Ratusan Tahun, Warga Desak Jembatan Talang Gantung Blender Dibangun Ulang

    Peninggalan Belanda Berusia Ratusan Tahun, Warga Desak Jembatan Talang Gantung Blender Dibangun Ulang

    Mei 9, 2026
    Alip Agus Taptiana Didukung 8 Organisasi Pimpin KNPI Greged, ASPECS: Siap Kolaborasi Untuk Cirebon Selatan

    Alip Agus Taptiana Didukung 8 Organisasi Pimpin KNPI Greged, ASPECS: Siap Kolaborasi Untuk Cirebon Selatan

    Mei 9, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk