Pelita News | Cirebon Timur — Menjelang tibanya arus mudik lebaran 2026, DPUTR Kabupaten Cirebon melalui Bidang Bina Marga tengah memprioritaskan perbaikan sejumlah ruas jalan yang berfungsi sebagai jalur alternatif untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan arus mudik dan balik Lebaran.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon, Rezza Fauzi, ST mengungkapkan sejumlah ruas jalan kabupaten masuk skala prioritas perbaikan di beberapa titik yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan selama periode Lebaran 2026.
“Perbaikan ini bagian dari program pemeliharaan rutin jalan yang dilakukan setiap tahun menjelang musim arus mudik lebaran,“ terangnya.
Menurutnya, ruas jalur alternatif yang diprioritaskan tersebut kerap dimanfaatkan pemudik saat terjadi kepadatan di jalur utama yang melintasi Kabupaten Cirebon.
“Insya Allah target pekerjaan perbaikan dapat selesai sebelum tibanya arus mudik nanti dan bisa dilalui pengendara dengan nyaman,“ ujar Reza, Sabtu (7/3/2026).
Adapun ruas jalan kabupaten di wilayah timur yang masuk skala prioritas perbaikan, Reza menyebutkan, ada 6 (enam) jalur alternatif yang saat ini tengah dikerjakan, belum dikerjakan dan bahkan ada yang baru saja selesai dikerjakan.
“Enam jalur alternatif tersebut diantaranya Jalan Kanci – Sindanglaut, Sindanglaut – Pabuaran, Sindanglaut – Ciawigajah, Gebangilir – Waled, Playangan – Bojongnegara dan Wanayasa – Sindanghayu,“ ungkapnya.
Kabupaten Cirebon sendiri merupakan salah satu jalur lintasan utama bagi puluhan ribu kendaraan pemudik, baik yang menuju ke Jawa Tengah maupun wilayah selatan Jawa Barat. Untuk itu, tak hanya di wilayah timur, sejumlah ruas jalur alternatif di wilayah barat Kabupaten Cirebon pun masuk dalam skala prioritas perbaikan.
Diantaranya Ruas Jalan Bunder – Susukan, Kedongdong – Beringin, Jenun – Ciwaringin, Palimanan – Kramat, Plumbon – Kenanga, Kedawung – Warungasem, Ciperna – Warungsem, Arjawinangun – Suranenggala dan Jalan Tuparev. @Ries















