• Advertorial
    • Kontak Kami
    Kamis, Juni 11, 2026
    Harian Pelita News
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    JALAN SEPERTI KUBANGAN KERBAU! Warga Ujunggebang Ngamuk, Tanam Pisang dan Dirikan “Kuburan” di Jalan Rusak 15 Tahun Tak Disentuh

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    Juli 17, 2025
    dalam CIAYUMAJAKUNING, KABUPATEN CIREBON
    0 0
    0
    JALAN SEPERTI KUBANGAN KERBAU! Warga Ujunggebang Ngamuk, Tanam Pisang dan Dirikan “Kuburan” di Jalan Rusak 15 Tahun Tak Disentuh
    0
    BERBAGI
    23
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

     

    Kabupaten Cirebon Pelita News– Panas! Amarah warga Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, meledak di tengah jalan yang sudah 15 tahun lebih tak digubris pemerintah. Kamis pagi (17/7/2025), puluhan warga turun langsung ke lokasi, melakukan aksi tanam pohon pisang, menaruh batu besar, dan yang paling menggemparkan: membangun simbol kuburan di tengah jalan!

     

    Akses vital penghubung antara Desa Ujunggebang dan Dusun Gebangsari, Desa Luwungkencana, yang sudah lama rusak parah, kini dijadikan ajang protes keras warga terhadap janji-janji palsu pemerintah.

     

    “Ini jalan atau kuburan massal? Sudah banyak korban jatuh, bahkan ada ibu melahirkan di tengah jalan karena ambulans nggak bisa lewat!” seru seorang warga dengan nada tinggi, terekam dalam siaran langsung Facebook bernama Uong Adegadeg Saka.

     

    Dalam video berdurasi beberapa menit itu, terlihat warga menanam bibit pisang langsung di lubang-lubang besar di badan jalan. Di beberapa titik, batu besar dan kayu diletakkan sebagai penghalang. Bahkan, simbol kuburan lengkap dengan nisan dari kayu muncul di tengah jalan, menyindir keras para pemangku kebijakan yang dianggap “mati rasa.”

     

    Nama-nama tokoh politik pun ikut terseret dalam orasi warga. Mulai dari Bupati Cirebon, Imron, hingga anggota DPRD Jabar, Ono Surono, disinggung karena dianggap hanya muncul saat butuh suara rakyat.

     

    “Katanya bulan Juli mau diperbaiki, ini sudah pertengahan bulan, jalan masih begini! Jangan cuma datang waktu kampanye!” geram seorang ibu sambil menggendong anaknya.

     

    Protes yang berlangsung damai itu viral di media sosial. Ribuan komentar dan dukungan mengalir deras dari netizen yang geram dengan lambannya penanganan jalan rusak, apalagi menyangkut nyawa dan keselamatan warga.

     

    Warga berharap aksi ini menjadi tamparan keras bagi Pemkab Cirebon dan Pemprov Jabar yang selama ini dianggap tutup mata dan telinga terhadap penderitaan rakyat kecil.

     

    “Kami nggak minta jalan tol, cukup jalan desa yang bisa dilalui sepeda motor tanpa nyangkut galon atau perlu naik traktor buat hindari lubang!” ucap warga lainnya dengan nada getir. Cirebon panas, rakyat mulai melawan!( Sukadi)

    Tags: CiayumajakuningKabupaten Cirebon
    Sebelumnya

    Polres Indramayu Berikan Materi Saat MPLS di Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus

    Berikutnya

    Perlu Segera Ada Pembinaan: R. Hamzaiya Soroti Kekeliruan Karang Taruna

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Perlu Segera Ada Pembinaan: R. Hamzaiya Soroti Kekeliruan Karang Taruna

    Perlu Segera Ada Pembinaan: R. Hamzaiya Soroti Kekeliruan Karang Taruna

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Tiga Bocah Warga Desa Kebonturi Diduga Jadi korban Kekerasan Oknum Kuwu

    Mei 21, 2026
    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Jalan Penghubung Sedong Kidul-Karangwuni Putus, 147 KK Terisolir dan 4 Rumah Rusak Berat & Ringan

    Mei 19, 2026
    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Selain Biaya Pendaftaran, Diduga Ada Biaya Lainnya Pada Program PTSL tahun 2026 di Desa Jungjang Wetan 

    Mei 21, 2026
    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Camat Sedong Luncurkan Beasiswa Kuliah di Poltek SCI untuk Warga Wilayah 3 Cirebon, Potongan UKT Hingga 75%

    Mei 22, 2026
    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    Juni 10, 2026
    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Juni 10, 2026
    Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

    Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

    Juni 10, 2026
    Kecam Intervensi SPPG Panongan: Jangan Bungkam Kebebasan Pers

    Kecam Intervensi SPPG Panongan: Jangan Bungkam Kebebasan Pers

    Juni 10, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

      SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Kecam Intervensi SPPG Panongan: Jangan Bungkam Kebebasan Pers

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • SMAN 1 Jamblang Rilis Tahapan SPMB Jabar 2026: Transparan, Objektif, dan Akuntabel

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Hadir di SDN Pamayahan Indramayu, Polisi Berikan Edukasi Potensi Tindak Kejahatan 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (12,432)
    • EKONOMI & BISNIS (312)
    • INDRAMAYU (5,284)
    • INFORMASI (563)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (5,970)
    • KESEHATAN (80)
    • KOTA CIREBON (1,045)
    • KUNINGAN (132)
    • MAJALENGKA (62)
    • NASIONAL (630)
    • OLAHRAGA (42)
    • PEMERINTAH DAERAH (723)
    • TEKNOLOGI (90)
    • Uncategorized (494)

    Berita Terbaru

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    SMK Dwi Bhakti Ciledug Buka SPMB 2026/2027, Kuota 288 Siswa Jurusan Mesin & Otomotif

    Juni 10, 2026
    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Pilot Projek Kedelai, Hashim Djojohadikusumo: Indramayu lokasi Percontohan Dukung Target Swasembada Kedelai Nasional 

    Juni 10, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk