Cirebon Timur, Pelita News
Lagi – lagi hancurnya Jalan Raya Desa Asem, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon kembali memakan korban, Sabtu (13/4) sekitar Pukul 08.30 Wib. Kali ini, seorang ibu pengendara motor bersama balitanya terjatuh akibat jalan berlubang yang telah lama rusak berat tak kunjung diperbaiki. Korban diketahui atasnama Sulistiawati (21th) bersama balitanya Aila Marwatun Sabra (2th) warga Blok Kliwon RT 03 RW 01 Desa Pasawahan, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon. Berdasarkan keterangan yang diperoleh Pelita News, bermula kedua korban melaju dari arah Desa Pasawahan menuju Sindanglaut, bertepatan dengan adanya iring – iringan rombongan pengantin di Jalan Raya Desa Asem korban pun tak bisa menghindari jalan berlubang hingga akhirnya motor yang dikendarai mengalami oleng dan terjatuh.
Kapolsek Lemahabang, Kompol Sutarja, SH, MH melalui Petugas Pos Pam Mudik Lebaran 2024 Polsek Lemahabang, Polresta Cirebon, Aipda Warno mengatakan, kedua korban langsung dilarikan ke Puskesmas Sedong oleh Kapolsek Jalaksana, Polres Kuningan, AKP Imam Rubianto yang kebetulan tengah melintas di TKP untuk mendapatkan pertolongan pertama. Akibat dari kecelakaan tersebut kedua korban mengalami luka – luka ringan dan kini sudah diperbolehkan pulang ke rumah. “Dari hasil keterangan korban dan saksi di TKP membenarkan bahwa kejadian tersebut murni terjatuh sendiri akibat jalan berlubang. Kami himbau kepada semua pengendara yang melintas di Jalan Raya Desa Asem agar lebih berhati-hati dan segera mengurangi kecepatan laju kendaraan,“ terangnya.
Seperti yang terpantau Pelita News, Jalan Raya Desa Asem diketahui sudah lama berlubang dan mengalami kerusakan berat tanpa adanya perbaikan. Hal ini memberikan kesan adanya pembiaran dari Pemerintah Kabupaten Cirebon ditengah padatnya arus Mudik Lebaran 2024, dimana Jalan Raya Desa Asem dikenal sebagai lajur tengkorak yang kerap memakan banyak korban baik luka ringan, luka berat hingga kematian. (Ries)















