“Kerusakan jalan Halimpu–Wangkelang di Kabupaten Cirebon memicu kemarahan warga. Aliansi Peduli Cirebon Selatan (ASPECS) menilai anggota DPRD Dapil 7 gagal memperjuangkan perbaikan, hingga keselamatan masyarakat terancam setiap hari.”
Cirebonkab | Pelita News.- Kondisi jalan penghubung Halimpu–Wangkelang, tepatnya di Desa Durajaya yang berbatasan antara Kecamatan Beber dan Kecamatan Greged, kini kian memprihatinkan. Jalan dipenuhi lubang, bergelombang, dan rawan menyebabkan kecelakaan, namun hingga kini belum terlihat penanganan serius dari pihak terkait.
Aliansi Peduli Cirebon Selatan (ASPECS) secara terbuka menyatakan kekecewaannya terhadap anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Daerah Pemilihan (Dapil) 7. Mereka menilai para wakil rakyat tersebut terkesan membiarkan kondisi infrastruktur di wilayahnya terus memburuk tanpa upaya nyata.
Koordinator lapangan ASPECS, Yogi, menegaskan bahwa kondisi ini bukan sekadar persoalan infrastruktur, melainkan menyangkut keselamatan masyarakat. Menurutnya, lemahnya dorongan dari DPRD kepada pemerintah daerah, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), menjadi salah satu penyebab lambannya perbaikan.
“Ini bukan lagi soal jalan rusak biasa, tapi soal keselamatan warga yang dipertaruhkan setiap hari. Negara seolah absen, sementara wakil rakyat justru diam,” tegas Yogi.
ASPECS juga menyoroti sejumlah anggota DPRD Dapil 7 yang dinilai tidak menunjukkan kontribusi dalam memperjuangkan perbaikan jalan tersebut. Mereka dianggap gagal menjalankan fungsi pengawasan serta penyerapan aspirasi masyarakat.
Menurut Yogi, masyarakat merasa para wakil rakyat hanya hadir saat momentum politik, namun tidak terlihat ketika warga membutuhkan solusi konkret. Ia menyebut kondisi ini sebagai bentuk kegagalan dalam menjalankan amanah rakyat.
“Jangan hanya aktif saat kampanye. Ketika rakyat menghadapi kondisi berbahaya seperti ini, kehadiran dan tindakan nyata justru yang dibutuhkan,” ujarnya.
Selain mengkritik DPRD, ASPECS juga mendesak Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk segera mengambil langkah konkret dan tidak menunda perbaikan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan menimbulkan korban jiwa.
ASPECS menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada tindakan nyata. Mereka bahkan membuka kemungkinan untuk menggelar aksi turun ke jalan serta melayangkan laporan resmi jika tidak ada respons dari pihak terkait.
“Jika tidak ada langkah cepat, kami siap turun aksi. Ini menyangkut hak dasar masyarakat, bukan kepentingan kelompok,” tutup Yogi.@Ris















