Pelita News | Lemahabang – Usai viral dan ramai desakan publik menyoroti Jembatan “Gejlugan” yang sudah menelan banyak korban kecelakaan, Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Cirebon langsung bergegas menurunkan alat berat mesin giling atau roller ke jembatan yang tepat berada di depan SMA Negeri 1 Lemahabang, Desa Cipeujeuh Wetan, Kecamatan Lemahabang. Kamis (2/7/2026).
Alat berat dan bahan material itu dipastikan untuk langkah perbaikan jembatan gorong-gorong yang selama ini dikeluhkan warga terlalu curam dan sudah menelan banyak korban. Jembatan yang baru selesai dikerjakan oleh CV Dwi Yanti dengan nilai anggaran mencapai Rp278.530.000,- tersebut langsung di cap sebagai “Zona Merah”.
DPUTR bergerak setelah jembatan itu berulang kali menjadi TKP kecelakaan. Korban terbaru Zidan Novan, 24th warga Desa Tuk Karangsuwung mengalami kritis pada Rabu malam (1/7/2026) sekitar pukul 23.30 Wib usai kendaraan motornya terbang dan tergelincir saat melewati jembatan.
Tepat seminggu yang lalu, dua Mahasiswi asal Kota Cirebon juga turut mengalami kecelakaan serupa di TKP yang sama. Atas kejadian tersebut, pembonceng mengalami luka-luka dan pengemudinya kritis tak sadarkan diri pada Rabu malam (24/6/2026) sekitar Pukul 22.30 Wib.
Sekretaris Desa Cipeujeuh Wetan, Toni Pangkyu sedikit merasa lega dengan datangnya alat berat dan bahan material dilokasi jembatan. Sudah banyak masyarakat mengadu dan mengeluhkan kondisi jembatan yang sangat membahayakan pengguna lalulintas.
“Alhamdulillah alat berat dan materialnya sudah ada di lokasi di depan sekolah. Ini untuk persiapan perataan jalan dan jembatan yang curam biar tidak membahayakan lagi,” ungkapnya.
Ia berharap perbaikan kali ini lebih maksimal serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara lalulintas. “Semoga perbaikannya segera dilaksanakan dan jangan menunggu korban lebih banyak lagi,“ ujar Toni.
Setelah perbaikan selesai, warga juga mendesak DPUTR Kabupaten Cirebon segera:
1. Pasang rambu “Menanjak/Menurun Curam” + batas kecepatan
2. Buat marka kejut/bump 50 meter sebelum jembatan
3. Tambah lampu PJU di sekitar dan titik lokasi jembatan
4. Bangun dan benahi sistem drainase agar air hujan tidak menggenang di badan jalan.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan dari DPUTR Kabupaten Cirebon terkait kepastian waktu pelaksanaan perbaikan jembatan. @Ries















