
Pelita News I Indramayu – Melalui momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu terus berkomitmen untuk menjaga ketahanan pangan. Komitmen tersebut tidak berlebihan, pasalnya, Kota Mangga Indrmayu mampu mencatatkan hasil panen padi pada Tahun 2024 sebesar 1,7 juta ton.
Pencapaian itu tentunya berkait kolaborasi antara pemerintah daerah, petani dan pihak terkait yang telah terbangun sejak lama.
Dalam kata sambutan saat menjadi Inspektur Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI, di Alun-alun Indramayu, Minggu (17/08/2025), Bupati Indramayu, Lucky Hakim mengatakan peningkatan luas tanam pertanian menjadi 243.000 hektar. Dengan adanya peningkatan itu kata dia, diharapkan akan meningkatkan hasil panen padi lebih besar lagi.
Lucky Hakim menyebutkan, pola tanam padi di Indramayu secara umum terbagi dua yakni musim tanam (MT) rendeng dan sadon dan rata-rata hasil panen sebesar 7,3 ton hingga 8,5 ton per hektar. Hal lainnya, kata dia, Indramayu juga mencatat keberhasilan panen padi organik, dengan hasil 17,43 ton Gabah Kering Panen (GKP) dari 1,5 hektar, kemudian metode tanam Irigasi Padi Hemat Air (IPHA) menghasilkan 11 ton per hektar, dan metoda tanam lainnya.
Sementara untuk menekan populasui hama tikus selain yang umum dilakukan para petani seperti gropyokan, Lucky Hakim melakukan pelepasan ular, biawak dan burung hantu. Upaya itu sebagai bentuk ikhtiar untuk bisa mengembalikan ekosistem yang seimbang karena selama ini terjadi ketidakseimbangan sehingga tikus merajalela di areal pesawahan Indramayu.
“Kita kembali melepaskan ular-ular yang aman bagi petani untuk menjadi predator tikus. Selain itu ada juga biawak dan burung hantu yang kita lepaskan. Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat Indramayu,” katanya.
Bupati Lucky menegaskan bertepatan dengan momen peringatan HUT RI ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum peringatan Hari Kemerdekaan sebagai refleksi untuk menghargai jasa para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen dalam mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata.
“Peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya sekadar seremonial tahunan. Momentum ini menjadi refleksi sejauh mana kita menghargai jasa para pahlawan, sekaligus menguji seberapa kuat komitmen kita dalam mengisi kemerdekaan demi kemajuan daerah dan bangsa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan sejumlah capaian pembangunan yang telah diraih Indramayu, antara lain realisasi investasi hingga Juni 2025 mencapai Rp1,58 triliun, penerbitan lebih dari 10.000 izin usaha, peningkatan luas tanam pertanian menjadi 243.000 hektar, serta respons cepat aduan masyarakat melalui program Wong Reang Wadul dengan tingkat penyelesaian lebih dari 90 persen.
Selain itu, Indramayu juga meraih penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak kategori Pratama 2025, menjalankan program kesehatan gratis yang telah melayani 92.611 warga, serta pembangunan infrastruktur jalan di lebih dari 400 titik sepanjang tahun 2025.
Bupati juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mendorong ekonomi lokal melalui program Car Free Day dan Car Free Night.
“Pembangunan masif dan berkelanjutan akan terus diupayakan demi kemajuan Indramayu. Salah satunya melalui program Car Free Day dan Car Free Night yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mendukung UMKM dan mengurangi polusi,” ujarnya.
“Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia. Jayalah negeriku, jayalah bangsaku. Merdeka!” tegas Bupati Lucky Hakim. @safaro















