Indamayu.PN
Hari ini Kamis 7 Oktober 2021, Kabupaten Indramayu memperingati hari jadinya yang ke 494. Sebuah perjalanan yang nilai sudah cukup Panjang bagi sebuah perjalanan pemerintahan. Banyak hal yang sudah diraih dalam mewujudkan masyarakat Indramayu yang lebih baik kedepan menuju Indramayu yang “Bemartabat” yang mengandung makna “ Bersih, Religius, Maju, Adil Makmur dan Hebat.”
Harapan yang tesampaikan masyarakat Indramayu untuk pemimpinnya yang baru Nina Agustina SH.MH CRA dan Lucky Hakim sebagai pasangan bupati dan wakil bupati periode 2021-2026 tentunya menjadi sebuah harapan dan impian yang selayaknya bisa tewujudkan, melalui keseriusan pemerintah dalam melakukan banyak perubahan menunju kondisi Indramayu yang lebih baik lagi.
Perayaan hari jadi Indramayu ke 494 sedikit bebeda dibanding perayaan-perayaan sebelum pendami Covid 19 . Momentum hari jadi di tengah pandemi tentunya memiliki perbedaan yang sangat signifikan terutama terkait dengan agenda kegiatan yang tentunya menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Namun demikian hal ini tidak mengurangi rasa hikmah pelaksanaan kegiatan yang sudah mulai dilaksanakan sejak pertengahan September lalu. Seperti diungkapkan Bupati Indramayu Nina Agustina kegiatan agenda rangkaian hari jadi Indramayu dilaksanakan dimulai tanggal 24 September 2021 berupa pencucian pusaka yang dilaksanakan di museum pendopo agenda lainnya adalah kirab pusaka keliling 31 kecamatan ” agenda ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap memperingati hari jadi Indramayu terutama dalam memperkenalkan tradisi dan budaya termasuk pusaka peninggalan masa lalu,”jelas bupati.
Yang cukup menarik adalah agenda pekan batik indramayu yaitu memperkenalkan aneka jenis batik khas Indramayu yang dilaksanakan sejak tanggal 27 September hingga 5 oktober lalu sebagai bagian dalam melestarikan batik khas Indramayu yaitu batik tulis Paoman, sebuah kawasan industri batik.””Batik Paoman adalah batik khas milik masyarakat Idramayu sudah selayaknya kita bisa melestarikan dan menjaga kelangsungannya sehingga ketajinan dan bisnis batik Indramayu bisa tetap terjaga dan lestari,” tandas Nina.
Agenda selanjutnya adalah ziarah ke makam pendiri Indramayu Raden Arya Wiralodra yang dilaksanakan pada Rabu (6/10) kemarin di Desa Sindang Kec, Sindang Indramayu.” Peringatan hari jadi indramayu ke 494 kita jadikan sebagai refleksi sekaligus ukuran dan proyeksi program pembangunan Indramayu kedepan sesuai dengan visi misi indramayu Bermartabat.” Pungkas Bupati Nina. ( ichsan)















