Pelita News | Cirebonkab – Pemerintah Kabupaten Cirebon memperkuat koordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) guna meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana dan kondisi darurat di wilayah Kabupaten Cirebon.
Komitmen tersebut mengemuka saat Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., menerima audiensi jajaran BASARNAS Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung di Ruang Rapat Bupati, Kamis (6/8/2026).
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas sejumlah langkah strategis untuk memperkuat sinergi, mulai dari peningkatan koordinasi saat penanganan keadaan darurat, penguatan sistem pencarian dan pertolongan (SAR), hingga upaya mempercepat respons ketika terjadi bencana maupun kecelakaan yang membutuhkan evakuasi.
Bupati Imron menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan BASARNAS menjadi faktor penting dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama di tengah meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi dan berbagai kondisi darurat lainnya.
“Sinergi yang kuat akan mempercepat penanganan di lapangan sehingga masyarakat bisa mendapatkan bantuan secara cepat, tepat, dan maksimal ketika terjadi situasi darurat,” ujarnya.
Selain membahas aspek penanganan darurat, audiensi juga menjadi momentum mempererat komunikasi antarlembaga agar koordinasi dapat berjalan lebih efektif ketika menghadapi operasi penyelamatan maupun misi kemanusiaan.
Kabupaten Cirebon sendiri memiliki sejumlah wilayah yang berpotensi menghadapi berbagai risiko bencana, mulai dari banjir, cuaca ekstrem, hingga kecelakaan di perairan dan jalur transportasi. Karena itu, koordinasi lintas instansi dinilai menjadi salah satu kunci untuk meminimalkan risiko dan mempercepat proses evakuasi apabila terjadi keadaan darurat.
Melalui kerja sama yang semakin erat dengan BASARNAS, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap sistem penanganan darurat di daerah dapat semakin siap, responsif, dan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat.@Sur
















