Kabupaten Cirebon, PN
Pelaksanaan tes calon aparatur sipil negara (CASN) untuk lingkungan Pemerintahan Kabupaten Cirebon dimulai pada hari ini di Hall Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Jalan Fatahillah, Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Selasa (5/10/2021).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon H. Rahmat Sutrisno mengatakan pada awak media serta tim dari Diskominfo dan Humas Kabupaten Cirebon bahwa pada proses seleksi 2021 ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon membutuhkan 91 formasi. Sedangkan jumlah pelamar mencapai 2.174 ” semua peserta harus mengikuti semua petunjuk pelaksanaan tes tersebut dan ini artinya, semua pelamar harus bersaing ” katanya.
H.Rahmat Sutrisno mengingatkan dan mengimbau kepada seluruh peserta agar tetap fokus dan tidak mudah tergiur atau memercayai seseorang yang menjanjikan mampu meloloskan seleksi ” kami ingatkan, segera melaporkan bila ada yang menjanjikan mampu meloloskan untuk seleksi CPNS, jangan tertipu, kami ingin pelaksanaan ini berkualitas dan punya kompetensi ” tegasnya.
Tidak ada permainan, kan semua sudah by sistem, jadi jangan percaya dengan yang mengatasnamakan bisa meloloskan jadi CPNS ” justru dengan by sistem, In Syaah Allah nantinya Pemkab Cirebon akan punya ASN yang berkualitas dan berintegritas ” tutup Sekda Kabupaten Cirebon H. Rahmat Sutrisno.
Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional 3 Jabar Tauchid Djatmiko, SH., M.Si menjelaskan, pelaksanaan tes dilakukan secara ketat, sehingga dipastikan tidak ada joki untuk membantu kelulusan.
“Jangan sampai percaya kalau ada yang menjanjikan atau mengiming-imingi, saat ini banyak yang mengaku mampu meloloskan peserta seleksi padahal faktanya tidak ada yang mampu ” ucapnya.
Saat ini yang menentukan kelulusan murni by sistem artinya sistem tidak bisa dikotak katik, peserta yang mempunyai kemampuan dan kompetensi serta mumpuni dipastikan akan lolos, jadi jangan sampai tergiur oleh oknum yang mmenjanjikan mampu meloloskan seleksi, pungkasnya. ( Nurzaman )















