IKLAN
    • Advertorial
    • Kontak Kami
    Sabtu, Oktober 31, 2026
    Harian Pelita News
    IKLAN
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • BERANDA
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    Harian Pelita News
    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    IKLAN
    Beranda CIAYUMAJAKUNING

    Gugatan Perdata Wika Terkait Modal Pembangunan GTC Dipersoalkan, Audit Ungkap Sisa Modal Rp2,9 Miliar

    Harian Pelita News oleh Harian Pelita News
    September 11, 2026
    dalam CIAYUMAJAKUNING, INFORMASI, KOTA CIREBON
    0 0
    0
    Gugatan Perdata Wika Terkait Modal Pembangunan GTC Dipersoalkan, Audit Ungkap Sisa Modal Rp2,9 Miliar
    0
    BERBAGI
    33
    TAMPILAN
    Share on FacebookShare on WhatsappShare on Twitter

    Pelita News | Cirebon Kota — Gugatan perdata PT Wika Tendean dalam sengketa pengelolaan Gunungsari Trade Center (GTC) kembali dipersoalkan. Kali ini, sorotan diarahkan pada klaim penyertaan modal yang diajukan dalam perkara tersebut.

     

    Kuasa hukum Frans Simanjuntak, Harumningsih Surja, menyebut terdapat perbedaan antara nilai modal yang diklaim Wika Tendean dalam gugatan dengan hasil audit investigasi independen.

     

    Menurut Harumningsih, Wika Tendean dalam gugatannya mengklaim nilai sekitar Rp17,9 miliar, yang terdiri atas sekitar Rp11 miliar setoran modal dan Rp6 miliar uang operasional.

     

    Namun, berdasarkan hasil audit investigasi independen yang dilakukan Polda Jawa Barat, pihaknya menyebut nilai modal yang masih tersisa hanya sekitar Rp2,9 miliar.

     

    “Yang perlu dipertimbangkan adalah klaim modal Wika Tendean. Ada perbedaan antara nilai yang diklaim dalam gugatan dengan hasil audit investigasi,” kata Harumningsih.

     

    Ia menjelaskan, dari modal awal yang disebut sekitar Rp10 miliar, terdapat dana sekitar Rp7 miliar yang menurut hasil audit ditarik kembali oleh Wika Tendean. Karena itu, pihak Frans menilai angka tersebut perlu menjadi pertimbangan dalam pemeriksaan perkara.

     

    Selain soal modal, pihak Frans Simanjuntak juga membantah dalil yang mempersoalkan keberadaan PT PUS dalam pengelolaan GTC.

     

    Kuasa hukum Frans lainnya, Rudi Setiantono, mengatakan kerja sama pengelolaan GTC memiliki dasar hukum yang dituangkan dalam perjanjian antara Perumda Pasar dan PT Toba Sakti.

     

    Menurut Rudi, dasar tersebut semakin diperkuat melalui adendum perjanjian kerja sama, khususnya Pasal 11 butir 4B. Dalam ketentuan tersebut, Perumda Pasar disebut memberikan kuasa kepada PT Toba Sakti untuk bekerja sama dengan pihak lain dalam pengelolaan gedung GTC.

     

    “Jadi, keberadaan PT PUS bukan kerja sama yang berdiri tanpa dasar. Ada perjanjian dan adendum yang menjadi landasannya,” ujar Rudi.

     

    Rudi juga merujuk pada dokumentasi peresmian GTC yang, menurutnya, dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon, jajaran direksi Perumda Pasar, serta pihak Wika Tendean.

     

    Dalam dokumentasi tersebut, Wika Tendean disebut hadir dalam kapasitas sebagai komisaris, sementara Frans Simanjuntak tercatat sebagai direktur PT PUS.

     

    Pihak Frans juga menyoroti Akta Nomor 4 Tahun 2012 yang berkaitan dengan pengalihan pengelolaan GTC dari PT Toba Sakti kepada PT PUS.

     

    Menurut kuasa hukum Frans, dalam proses pembuatan akta tersebut Wika Tendean yang saat itu menjabat sebagai komisaris PT PUS turut hadir, menyetujui, dan menandatangani akta.

     

    Tak hanya itu, pihak Frans menyebut proses pembuatan akta pengalihan tersebut turut diinisiasi oleh Wika Tendean, termasuk terkait notaris yang digunakan.

     

    “Bahkan salinan akta tersebut sampai sekarang disebut masih berada di pihak Wika,” kata pihak kuasa hukum Frans.

     

    Atas dasar itu, pihak Frans menilai keberadaan PT PUS dalam pengelolaan GTC memiliki landasan hukum dan tidak dapat serta-merta dianggap sebagai kerja sama tanpa dasar.

     

    Sengketa pengelolaan GTC tersebut kini juga memasuki tahapan kasasi. Pihak Frans Simanjuntak berharap Mahkamah Agung dapat memeriksa dan mengadili perkara tersebut secara adil dan bijaksana.

     

    Dalam permohonan kasasinya, pihak Frans meminta agar Mahkamah Agung menerima dan mengabulkan permohonan kasasi untuk seluruhnya.

     

    Mereka juga menilai judex facti atau pengadilan pada tingkat sebelumnya telah keliru dalam pertimbangan maupun penerapan hukum acara.

     

    Selain meminta putusan sebelumnya dibatalkan, pihak Frans memohon agar gugatan penggugat dinyatakan tidak dapat diterima atau niet ontvankelijke verklaard (N.O.).

     

    Perkara ini pada akhirnya akan bergantung pada penilaian majelis hakim terhadap bukti-bukti, perjanjian, akta, serta hasil audit yang diajukan masing-masing pihak dalam proses persidangan. @Bams

    Tags: CiayumajakuningKota Cirebon
    Sebelumnya

    Cabor Andalan Indramayu, Sepak Takraw Ditargetkan Tiga Medali Emas

    Berikutnya

    Ratusan Siswa SMAN 1 Karangwareng Ikuti P2KS, Tempa Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan

    Harian Pelita News

    Harian Pelita News

    Berikutnya
    Ratusan Siswa SMAN 1 Karangwareng Ikuti P2KS, Tempa Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan

    Ratusan Siswa SMAN 1 Karangwareng Ikuti P2KS, Tempa Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    • Trending
    • Komentar
    • Terkini
    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Bengkak 100 Juta! Buntut Jaminkan Sertifikat Aset Desa, Eks Sekdes Curug Wetan Mundur Atau Terancam Pemecatan

    Oktober 15, 2026
    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Wisuda ke-78 UGJ Cirebon, 749 Lulusan Resmi Dilepas ke Masyarakat

    Oktober 24, 2026

    Diduga (F) Direktur PT Borneo Belum Bayar Upah Pekerja dan Pembelian Bahan Material 

    Oktober 8, 2026
    Garam Cirebon Punya Potensi Besar, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Akses Pembiayaan

    Garam Cirebon Punya Potensi Besar, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lebih Mudah Akses Pembiayaan

    Oktober 8, 2026
    Pesan Walikota Edo: Jaga Amanah Anggaran Daerah, Perkuat Komitmen Pencegahan Korupsi

    Pesan Walikota Edo: Jaga Amanah Anggaran Daerah, Perkuat Komitmen Pencegahan Korupsi

    Oktober 30, 2026
    Fatal! Tabrak Prosedur, Proyek Program Inpres BBWS Cimancis di Kecamatan Sedong Diduga Tak Kantongi SPK

    Fatal! Tabrak Prosedur, Proyek Program Inpres BBWS Cimancis di Kecamatan Sedong Diduga Tak Kantongi SPK

    Oktober 30, 2026
    Cerita Sudarno, dari Master Plan yang Ditentang Masyarakat hingga Miliaran Rupiah Mengalir ke Desa Cemara Kulon

    Cerita Sudarno, dari Master Plan yang Ditentang Masyarakat hingga Miliaran Rupiah Mengalir ke Desa Cemara Kulon

    Oktober 30, 2026
    Lapas Indramayu Perkuat Pembinaan Pertanian Lewat Budidaya Mangga Agrimania

    Lapas Indramayu Perkuat Pembinaan Pertanian Lewat Budidaya Mangga Agrimania

    Oktober 30, 2026
    https://harianpelitanews.id/wp-content/uploads/2025/02/IMG_20250204_101013_260-6.png
    • Fatal! Tabrak Prosedur, Proyek Program Inpres BBWS Cimancis di Kecamatan Sedong Diduga Tak Kantongi SPK

      Fatal! Tabrak Prosedur, Proyek Program Inpres BBWS Cimancis di Kecamatan Sedong Diduga Tak Kantongi SPK

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Cerita Sudarno, dari Master Plan yang Ditentang Masyarakat hingga Miliaran Rupiah Mengalir ke Desa Cemara Kulon

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Sambutan Hangat Giat Konsolidasi Ketua OKK Partai Rakyat Indonesia Sekaligus Pantau dan Sosialisasikan Program Presiden Di Cirebon 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Tuntaskan TKA Gelombang 1 Tahun 2026, SMAN 1 Kapetakan Tangguh Bertumbuh: Dari Literasi Hingga Tantangan Numerasi

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    • Tanah Dan Bangunan Perhimpunan “Djiin sioe Hwe ” Terletak Di Blok Kepudang Desa Losari Kidul Tercatat di BPN 

      0 bagi
      Bagi 0 Tweet 0
    Harian Pelita News

    Media Online Pelita News
    Kami selalu menyajikan informasi dengan Cepat dan Akurat.

    Kunjungi Kami

    Kategori Berita

    • CIAYUMAJAKUNING (13,190)
    • EKONOMI & BISNIS (344)
    • INDRAMAYU (5,596)
    • INFORMASI (606)
    • Jawa Tengah (409)
    • KABUPATEN CIREBON (6,395)
    • KESEHATAN (87)
    • KOTA CIREBON (1,104)
    • KUNINGAN (156)
    • MAJALENGKA (82)
    • NASIONAL (672)
    • OLAHRAGA (49)
    • PEMERINTAH DAERAH (795)
    • TEKNOLOGI (114)
    • Uncategorized (1,042)

    Berita Terbaru

    Pesan Walikota Edo: Jaga Amanah Anggaran Daerah, Perkuat Komitmen Pencegahan Korupsi

    Pesan Walikota Edo: Jaga Amanah Anggaran Daerah, Perkuat Komitmen Pencegahan Korupsi

    Oktober 30, 2026
    Fatal! Tabrak Prosedur, Proyek Program Inpres BBWS Cimancis di Kecamatan Sedong Diduga Tak Kantongi SPK

    Fatal! Tabrak Prosedur, Proyek Program Inpres BBWS Cimancis di Kecamatan Sedong Diduga Tak Kantongi SPK

    Oktober 30, 2026
    • Advertorial
    • Kontak Kami

    © 2020 Harian Pelita News - PT. Sinar BIntang Intermedia. Developed by CV Arkitech.

    Tidak ada hasil
    Tinjau semua hasil
    • Beranda
    • CIAYUMAJAKUNING
      • KABUPATEN CIREBON
      • KOTA CIREBON
      • INDRAMAYU
      • MAJALENGKA
      • KUNINGAN
    • EKONOMI & BISNIS
    • KESEHATAN
    • OLAHRAGA
    • TEKNOLOGI
    • NASIONAL

    Masuk ke Akun Anda

    Lupa Password?

    Isi form isian dibawah

    Seluruh form isian wajib diisi. Masuk

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Masuk