Pelita News I Indramayu – Setelah menjalin koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indramayu untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu selajutnya melaksanakan koordinasi dan silaturahmi dengan Kapolres dan Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten setempat.
Silaturahmi dengan Kepolisian untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antarinstansi, guna mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun komunikasi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di lingkungan Lapas. Koordinasi dengan Kapolres dilaksanakan di Lapas setempat, Selasa (8/9/2026)
Sementara dengan Dinkes dilaksanan di aula Dinkes, Rabu (9/9/2026). Tujuan kunjungan dengan Dinkes adalam membangun sinergi dan koordinasi untuk memperkuat hubungan kelembagaan serta meningkatkan koordinasi dalam mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan.
Kerja sama lintas sektor dinilai penting guna memastikan kebutuhan kesehatan warga binaan dapat ditangani secara optimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam keterangannya, Kalapas Indramayu, Aramichi Renggalih, menyampaikan bahwa koordinasi dengan jajaran Kepolisian merupakan bagian penting dalam memperkuat pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
“Sinergi dan komunikasi yang baik dengan jajaran Kepolisian sangat penting dalam mendukung keamanan dan ketertiban. Kami berharap hubungan dan koordinasi yang sudah terjalin dapat terus diperkuat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Aramichi.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, Lapas Indramayu dan Polres Indramayu diharapkan dapat terus membangun kolaborasi yang positif dalam menghadapi berbagai tantangan pelaksanaan tugas, sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIB Indramayu untuk terus membangun sinergi, kolaborasi, dan komunikasi dengan aparat penegak hukum serta stakeholder terkait, guna mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang aman, profesional, dan optimal.
Adapun kunjungan ke Dinkes Indramayu, kata Aramichi, merupakan momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan serta meningkatkan koordinasi dalam mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan.
Menurutnya, kerja sama lintas sektor dinilai penting guna memastikan kebutuhan kesehatan warga binaan dapat ditangani secara optimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam pertemuan tersebut, Lapas Indramayu dan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu membahas berbagai hal terkait peningkatan kualitas layanan kesehatan, koordinasi penanganan kesehatan warga binaan, serta upaya membangun pola kerja sama yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Sala satu hal yang menjadi perhatian adalah dukungan tenaga kesehatan, khususnya dokter maupun tenaga medis lainnya, untuk membantu menunjang pelayanan kesehatan di Klinik Lapas Indramayu.
“Kami berharap dapat memperoleh dukungan dari Dinas Kesehatan, baik berupa dokter maupun tenaga kesehatan lainnya yang dapat membantu pelayanan di Lapas Indramayu. Dengan adanya dukungan tersebut, kami berharap pelayanan kesehatan bagi warga binaan dapat semakin optimal, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan,” ujar Aramichi.
Lebih lanjut, Aramichi menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan sala satu bagian penting dalam pemenuhan hak warga binaan. Menurutnya, keterbatasan sumber daya tenaga kesehatan perlu didukung melalui sinergi dengan instansi terkait agar pelayanan kesehatan di lingkungan Lapas dapat berjalan secara berkesinambungan.
”Kami terbuka untuk membangun pola kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua pihak, khususnya dalam memastikan warga binaan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan optimal,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Indramayu berharap komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu dapat terus terjaga dan ditingkatkan.
Sinergi yang kuat antarinstansi, termasuk dukungan dokter dan tenaga kesehatan, diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan di Lapas Indramayu sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang semakin optimal, humanis, dan berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan. @safaro
















