Kabupaten Cirebon, PN
Sebanyak dua rumah yang terletak di Blok Sawo (Blok 3) Desa Sende Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon dilalap si jago merah, minggu (18/09), kejadian tersebut diduga berasal dari konseleting listrik disalah satu kamar milik Rumina warga Desa Sende, dengan keadaan terkunci saat itu sehingga warga yang melihat dan hendak memadamkan kesulitan untuk memadamkan dan yang pada akhirnya sijago merah lebih cepat merambat dan membesar hingga kesalah satu rumah yang berada disampingnya.
Menurut salah warga Desa Sende Hayani ketika dikonfirmasi Harian Pelita News setelah kejadian tersebut mengatakan, sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon turut berjibaku untuk memadamkan amukan sijago merah yang saat itu telah membesar dengan dibantu oleh warga Sende.
“empat mobil pemadam yang datang dan mematikan api,”katanya.
Hayani menjelaskan, diperkirakan kejadian bermula sekitar 17:30 WIB terdapat sumber api yang berada di salah satu kamar milik Ramina, diduga api tersebut berasal dari konseleting listrik kamar tersebut dan kemudian api mulai membesar dan membakar bagian rumah yang mudah terbakar hingga merambat kesalah satu rumah warga yang berada disampingnya.
“Jam setengah enam, sepertinya itu dari konseleting listrik salah satu kamar tidur, karena kamar terkunci akhirnya api sulit dipadamkan saat itu,”jelasnya.
Hayani menambahkan, tak banyak barang yang dapat diselamatkan saat kejadian berlangsung, dan diperkirakan kejadian tersebut mengakibatkan kerugian yang dialami bisa mencapai ratusan juta rupiah.
“motor, sepeda bisa diselamatkan, tapi masih banyak barang lainnya yang tak terselamatkan seperti lemari pendingin, baju, dan tempat tidur serta barang lainnya ikut terbakar,”tambahnya.
Dia juga menyebutkan, dua rumah yang terbakar tersebut hanya membakar barang yang berada didalamnya, akan tetapi atas kejadian itu pemilik rumah selamat atas insiden itu.
“tidak ada korban jiwa, pemilik rumah selamat,”sebutnya.(Sur)















