Indramayu,PN
Saat ini bangsa Indonesia cenderung mulai lupa dengan sejarah bangsanya oleh karena itu pemerintah berupaya melalui Badan Sosialisasi MPR melakukan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat. Hal itu diungkapkan anggota DPR/MPR RI DR.Ir.H Herman khaeron M.Si dihadapan para jurnalias lndramayu minggu (12/9) di hotel wiwi perkasa.
Ia menambahkan empat pilang kebangsaan yaitu Pancasila sebagai dasar ideologi negara ,UUD tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara bhineka tunggal ika,” perjuangan bangsa indonesia merebut kemerdekaan melalui budi utomo, sumpah pemuda dengan semangat kebangsaan dalam kebinekaan yaitu bineka tunggal ika melalui negara kesatuan republik indonesia (NKRI ),” ungkapnya.
Keempat pilar kebangsaan tersebut akan terus dipelihara oleh Pemerintah akan terus mempertahankan dasar negara republik indonesia,”media sebagai pilar demokrasi harus bisa mengawal dan menjaga keutuhan bangsa, “tutur Herman.
Dalam dialog dengan Pers dibahas seputar upayà apa yang dilakukan pemerintah dalam mempertahankan azas negara. Salah saatunya mengenai pelaksanaan Sosialisasi kepada generasi muda dan pelajar yang belakangan nyàris terlupakan pemerintah.” Memang di era reformasi sempat pakem karena sebelumnya lebih di arahkan pada patsum kekuasaan, pemerintah kini mulai mensosialisasikannya kepada elemen bangsa, insya Allah kita akan laksanakan kembali.” Pungkasnya.( ichsan)















