Kabupaten Cirebon, PN
Bupati Cirebon, Drs. H Imron M.Ag mengajak pemerintah desa dan semua lapisan masyarakat yang ada dilingkungan wilayah Kabupaten Cirebon agar bisa menghidupkan kembali, menjaga dan melestarikan adat tradisi dan kebudayaan yang ada diwilayah atau daerahnya dengan baik.
” Kita sebagai generasi penerus supaya bisa menghidupkan kembali, menjaga dan melestarikan adat tradisi dan seni budaya yang sudah melekat dilingkungan wilayah suatu desa atau daerah agar lebih baik lagi seperti salah satunya mapag sri karena adat tradisi dan seni budaya umumnya di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Ciriebon sangat melekat di masyarakat, ” kata Bupati Cirebon H.Imron pada awak media serta tim Diskominfo dan Humas Kabupaten Cirebon saat menghadiri acara Mapag Sri di Kecamatan Mundu, sabtu ( 11/9/21 )
Menurutnya secara umum adat Mapag Sri ini untuk melestarikan nilai-nilai seni dan budaya dilingkungan masyarakat serta sebagai ucapan rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT atas hasil alam yang telah dilimpahkan dan diberikan, ucapnya.
” Saya sebagai Bupati Cirebon mengajak kepada pemerintah desa dan masyarakat dilingkungan wilayah Kabupaten Cirebon harus bisa menghidupkan kembali, menjaga dan melestarikan adat istiadat yang ada didesa termasuk yang berkaitan dengan bumi atau alam, agar bumi atau alam tersebut bisa bersahabat dengan kita dan jangan sampai hilang serta punah alalagi kalau alam atau bumi itu rusak, kalau alam dirusak maka alam pun akan marah kepada kita, sehingga alam ini tidak bisa membawa manfaat terhadap kita kedepannya ” tegas Bupati Cirebon.
Dijelaskannya sebuah adat tradisi adat dan seni budaya yang ada di desa atau daerah menjadi daya tarik para wisatawan domestik maupun mancanegara Sebab, banyak orang melihat suatu desa, daerah maupun negara dilihat dari salah satunya adat istiadat termasuk pariwisata ” yang akan dilihat oleh orang adalah pertama, ciri khas adat istiadat dan seni budaya serta pariwisatanya, kalau desa, daerah atau negara tidak mempunyai adat istiadat serta seni dan budaya maka akan tertinggal karena mereka khususnya para tamu atau pendatang pasti akan melihat adat tradisi dan seni budayanya terlebih dahulu oleh karena itu daya berharap kepada masyarakat dan Pemerintah desa termasuk kecamatan harus bisa menghidupkan kembali, menjaga dan melestarikan adat istiadat seni dan budaya yang ada diwilatah atau daerahnya, jelasnya.
Saat ini di Kabupaten Cirebon ada satu desa yang masuk dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia bahkan desa tersebut mempunyai seni budaya yang bisa dilombakan di tingkat nasional dan bahkan sudah dikunjungi Menparekraf Republik Indonesia Sandiaga Uno yaitu Desa Gegesik Kulon,desa tersebut masuk dalam 50 besar nominasi Desa Wisata tingkat nasional, ” tandas H. Imron.
Saya pribadi dan juga atas nama pemerintah Kabupaten Cirebon mengucapkan banyak terimakasih kepada unsur panitia, masyarakat dan pemerintah desa serta pihak Kecamatan Mundu yang sudah mengadakan kegiatan festival adat Mapag Sri, ungkapnya.
” Semoga kegiatan salah satunya Mapag Sri dapat dilaksanakan secara berkelanjutan Karena dengan adanya kegiatan ini ada sejumlah manfaat salah satunya ajang silahturahmi karena kita bisa berkumpul dan menggenal sekaligus bisa melestarikan adat tradisi dan nilai seni budaya yang ada didesa atau daerahnya ” pungkas Bupati Cirebon H. Imron ( Nurzaman )















